Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Profil Muhadkly Acho: Otak Jenius di Balik Film Agak Laen: Menyala Patinku!

 Gana Buana
02/1/2026 20:35
Profil Muhadkly Acho: Otak Jenius di Balik Film Agak Laen: Menyala Patinku!
Profil Muhadkly Acho sutradara Film Agak Laen: Menyala Patinku!(Instagram)

BAGAIMANA rasanya memikul beban ekspektasi jutaan penonton setelah kesuksesan film pertama? Pertanyaan ini dijawab tuntas oleh Muhadkly Acho melalui karya fenomenalnya, Agak Laen: Menyala Patinku!.

Bukan sekadar sekuel, film ini berhasil mencetak sejarah baru dengan menembus angka 10 juta penonton, mengukuhkan Acho sebagai salah satu sutradara komedi paling berpengaruh di industri perfilman Indonesia saat ini.

Namun, siapakah sebenarnya sosok di balik lensa kamera ini, dan bagaimana perjalanan kariernya dari panggung stand-up comedy hingga menjadi "Raja Box Office"?

Artikel ini akan mengulas profil mendalam, rekam jejak, dan evolusi gaya penyutradaraan Muhadkly Acho yang membuatnya berbeda dari sineas lainnya.

Siapa Muhadkly Acho? Profil Singkat Sang Arsitek Tawa

Lahir dengan nama lengkap Muhadkly Makkatutu Temmalengkang pada 16 Oktober 1983, pria yang akrab disapa Acho ini adalah definisi nyata dari seniman multitalenta. Sebelum duduk di kursi sutradara, Acho lebih dulu dikenal publik sebagai komika yang cerdas dengan materi kritik sosial yang tajam, khususnya mengenai kehidupan di Tanjung Priok.

Karier di dunia hiburan ia mulai dari komunitas Stand Up Indo. Kemampuannya dalam storytelling di atas panggung menjadi fondasi kuat saat ia beralih ke penulisan skenario dan penyutradaraan.

Transisi ini tidak terjadi dalam semalam. Acho meniti karier akting terlebih dahulu melalui film-film seperti Bajaj Bajuri The Movie dan Luntang Lantung, yang memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika di depan kamera sebelum akhirnya memutuskan untuk bekerja di baliknya.

Rekam Jejak: Dari Penulis Skenario hingga Sutradara Box Office

Karya Acho tidak lahir dari kekosongan. Ada proses panjang yang mematangkan insting komedinya. Berikut adalah tonggak penting dalam perjalanan karier penyutradaraan dan penulisan Muhadkly Acho:

  • Konsultan Komedi & Penulis Naskah: Sebelum menyutradarai sendiri, Acho sering dipercaya sebagai konsultan komedi (comedy consultant) untuk film-film besar. Peran ini mengasah kemampuannya menjaga ritme humor agar tetap relevan dan tidak garing. Keterlibatannya dalam penulisan naskah Ghost Writer dan Kapal Goyang Kapten menjadi bukti awal kepiawaiannya.
  • Debut Penyutradaraan - Gara-Gara Warisan (2022): Film ini menjadi pembuktian bahwa Acho mampu mengawinkan drama keluarga yang menyentuh dengan komedi yang renyah. Debut ini langsung mendapat sambutan hangat karena kedalaman emosinya.
  • Ghost Writer 2 (2022): Mengambil alih kursi sutradara untuk sekuel film horor-komedi populer adalah tantangan berat, namun Acho berhasil memberikan warna baru tanpa menghilangkan esensi film pertamanya.
  • Serial Induk Gajah: Di ranah OTT (Over The Top), Acho sukses besar menggarap serial yang viral berkat pendekatannya yang humanis dan sangat "relate" dengan hubungan ibu-anak di Indonesia.

Analisis Gaya Sutradara: Mengapa 'Agak Laen 2' Begitu Sukses?

Kesuksesan Agak Laen: Menyala Patinku! bukan semata karena faktor keberuntungan atau hype film pertamanya. Ada tanda tangan artistik Acho yang sangat kuat di sini. Berbeda dengan film pertama yang bernuansa horor pasar malam, di sekuel ini Acho berani membanting setir ke genre action-comedy dengan premis detektif.

1. Komedi Berbasis Karakter (Character-Driven Comedy)

Acho memahami bahwa kekuatan utama kuartet Agak Laen (Bene, Boris, Oki, Jegel) adalah chemistry natural mereka. Ia tidak memaksakan lelucon slapstick, melainkan membangun situasi yang membiarkan karakter-karakter ini bereaksi secara alami. Pendekatan ini membuat komedinya terasa organik.

2. Eskalasi Konflik yang Rapi

Sebagai penulis skenario, Acho sangat disiplin dalam struktur cerita. Dalam Menyala Patinku!, ia berhasil menjalin plot misteri pembunuhan yang cukup serius dengan kekonyolan para tokohnya tanpa membuat cerita terasa tumpang tindih.

3. Visi Visual yang Kuat

Transformasi visual dari suasana "kumuh" di film-film sebelumnya menjadi set panti jompo yang misterius namun jenaka menunjukkan kematangan visual Acho. Ia tahu bagaimana menempatkan kamera untuk memaksimalkan dampak komedi visual (visual gag).

People Also Ask: Seputar Muhadkly Acho

Apakah Muhadkly Acho sutradara Agak Laen yang pertama?

Ya, Muhadkly Acho adalah sutradara sekaligus penulis skenario untuk film fenomenal Agak Laen (2024) dan sekuelnya Agak Laen: Menyala Patinku!. Konsistensi visi Acho menjadi kunci kesinambungan kualitas kedua film tersebut meski memiliki cerita yang berbeda.

Apa hubungan Muhadkly Acho dengan Imajinari?

Acho adalah kolaborator erat rumah produksi Imajinari yang didirikan oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Imajinari memberikan ruang kreatif yang luas bagi Acho untuk mengeksplorasi ide-ide cerita yang unik dan berisiko, yang terbukti sukses besar di pasaran.

Film apa yang paling laris disutradarai Muhadkly Acho?

Hingga saat ini, Agak Laen: Menyala Patinku! (Agak Laen 2) memegang rekor sebagai karya terlarisnya, bahkan melampaui pencapaian film pertamanya dengan total lebih dari 10 juta penonton, menjadikannya salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Muhadkly Acho telah membuktikan bahwa seorang komika bisa berevolusi menjadi sineas kelas berat. Dengan Agak Laen: Menyala Patinku!, ia tidak hanya menyalakan layar bioskop, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi standar kualitas film komedi Indonesia. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya