Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sutradara legendaris Rob Reiner meninggal dunia bersama sang istri, Michele Singer, setelah keduanya ditemukan tewas di kediaman mereka di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Minggu (14/12) waktu setempat. Tubuh keduanya ditemukan dengan sejumlah luka tusuk.
Putri mereka, Romy, menjadi orang pertama yang menemukan kejadian tersebut dan segera menghubungi layanan darurat. Setibanya di lokasi, petugas memastikan Rob Reiner wafat pada usia 78 tahun, sementara Michele Singer meninggal di usia 68 tahun.
Semasa hidupnya, Rob Reiner dikenal luas sebagai salah satu figur penting dalam industri film Amerika. Kariernya bermula sebagai aktor, di mana namanya melambung lewat sitkom populer era 1970-an All in the Family. Ia juga sempat tampil sebagai ayah karakter Leonardo DiCaprio dalam film The Wolf of Wall Street.
Meski begitu, warisan terbesarnya justru hadir lewat kursi sutradara. Reiner sukses melahirkan berbagai film ikonik lintas genre sepanjang dekade 1980-an hingga 1990-an.
Berikut beberapa film terbaik garapan Rob Reiner:
Diadaptasi dari karya Stephen King, film ini mengisahkan perjalanan empat anak laki-laki di Oregon pada 1959 yang bertekad mencari jasad seorang bocah yang dilaporkan hilang.
Cerita ini menyoroti masa peralihan dari kanak-kanak menuju kedewasaan dengan nuansa getir sekaligus hangat. Film tersebut turut melambungkan nama River Phoenix dan Kiefer Sutherland di awal karier mereka.
Film ini mengupas sisi gelap sekaligus absurd dari perjalanan sebuah band metal fiktif yang berusaha kembali meraih popularitas. Mulai dari sejarah band yang berliku, album sukses, pergantian nama, hingga tur konser yang sepi penonton, semuanya disajikan dengan gaya dokumenter satir.
Beragam tokoh pendukung seperti penggemar fanatik, promotor, hingga sejarawan musik turut memperkuat kesan realistis film ini, lengkap dengan cuplikan sesi rekaman dan momen di balik layar.
Diangkat dari novel karya William Goldman, film fantasi dongeng ini dibintangi oleh Robin Wright, Cary Elwes, dan Billy Crystal.
Kisahnya berpusat pada seorang perempuan dan pria yang menjadi cinta sejatinya. Setelah lama terpisah, sang pria berjuang menemukannya kembali dan menyelamatkannya dari ancaman kerajaan fiktif Florin demi bisa bersatu.
Lewat film ini, Rob Reiner menetapkan standar baru bagi genre komedi romantis pada akhir 1980-an. When Harry Met Sally... mempertemukan Billy Crystal dan Meg Ryan dalam kisah persahabatan yang perlahan berubah menjadi cinta, lengkap dengan adegan restoran yang kini legendaris.
Cerita bermula pada 1977 ketika Harry Burns dan Sally Albright melakukan perjalanan dari Chicago ke New York sambil memperdebatkan kemungkinan persahabatan antara pria dan perempuan.
Satu dekade kemudian, mereka kembali dipertemukan secara tak sengaja. Bersama sahabat masing-masing, Jess dan Marie, keduanya mencoba mempertahankan hubungan pertemanan tanpa membiarkan perasaan dan seks menjadi penghalang. (Z-10)
Alan Jackson secara mengejutkan mundur sebagai pengacara Nick Reiner di hari persidangan. Nick dituduh membunuh orangtuanya, Rob Reiner dan Michele Singer.
Sebelum tragedi pembunuhan Rob Reiner dan istrinya, polisi ternyata pernah dua kali mendatangi rumah mereka terkait isu kesehatan mental Nick Reiner.
Medis Forensik Los Angeles merilis penyebab kematian sutradara Rob Reiner dan Michele Singer. Pasangan ini dinyatakan tewas akibat pembunuhan dengan senjata tajam.
Nick Reiner muncul di pengadilan dengan rompi anti-bunuh diri atas dakwaan pembunuhan orang tuanya. Apa itu rompi anti-bunuh diri dan mengapa tahanan memakainya?
Jake dan Romy Reiner ungkap rasa duka mendalam atas kematian Rob dan Michele Reiner.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved