Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Titi Kamal mengatakan mendapatkan tantangan baru untuk memerankan karakter Rina di film horor terbarunya, Getih Ireng, karena harus menggunakan logat bahasa Wonosobo yang kental.
"Jadi itu tantangan banget, karena aku harus menyesuaikan semuanya. Selain itu logat Wonosobo sendiri termasuk baru buat aku. Apalagi kita beda-beda ya, untuk di dataran rendah sama dataran tinggi, nah aku kebagian dataran tinggi itu logatnya beda lagi," kata Titi, dikutip Sabtu (4/10).
Titi mengatakan untuk pendalaman logat Wonosobo dan karakter Rina, ia melakukan latihan selama dua sampai tiga minggu didampingi oleh dialect coach Adi dan Novel.
Pendalaman ini dilakukan Titi karena tidak mau terlihat aneh dalam pengucapan setiap dialognya dan harus menyesuaikan dengan karakter yang
akan di bawanya.
Selain itu, Titi juga harus menyesuaikan logatnya dengan lawan mainnya yang juga menggunakan bahasa Jawa dengan dialek berbeda seperti Solo, Banyuwangi dan Surabaya.
Ia mengatakan meskipun ada beban harus menyampaikan dialog dengan baik dan serius namun Titi menjalaninya dengan senang karena ini sesuatu yang menarik dan baru baginya, ditambah dengan dialect coach yang terus membimbingnya dan menyetop adegan jika salah ucapan agar hasil akhirnya sesuai ekspektasi.
"Itu banyak beban di aku nggak boleh salah, nggak boleh cringe nanti gimana kalau orang Wonosobo aslinya lihat jadi aku harus seserius mungkin, emang jadinya di saat dialog itu nggak boleh bercanda, otak harus mikir, untungnya ada dialect coach dicut, diulang, jadi beban tapi seneng juga, semoga saja sesuai ekspektasi," katanya.
Titi Kamal berperan sebagai Rina, dalam film terbaru berjudul Getih Ireng. Film ini mengikuti kisahnya bersama suami Pram (Darius Sinathrya) yang sedang mendambakan keturunan.
Namun, Rina mengalami ancaman gaib dari seorang kakek yang membahayakan ia dan keluarganya.
Getih Ireng bisa disaksikan di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2025. (Ant/Z-1)
Bagi Titi Kamal, sosok ibu tangguh adalah mereka yang rela berkorban tanpa batas demi kebaikan dan keselamatan anak-anaknya.
Aktris Titi Kamal kembali tampil dalam film Horor terbaru berjudul Getih Ireng, film garapan Tommy Dewa yang berkisah tentang sebuah keluarga muda yang menerima santet Getih Ireng.
HITMAKER Studios kembali menghadirkan karya terbaru film horror berjudul Getih Ireng. Film ini mengusung cerita yang diangkat dari thread di media sosial X (dulu Twitter) dari akun @JeroPoint.
Bagi Titi Kamal, sosok ibu tangguh adalah mereka yang rela berkorban tanpa batas demi kebaikan dan keselamatan anak-anaknya.
Aktris Titi Kamal kembali tampil dalam film Horor terbaru berjudul Getih Ireng, film garapan Tommy Dewa yang berkisah tentang sebuah keluarga muda yang menerima santet Getih Ireng.
Titi Kamal menyebut motif batik yang ia gemari adalah batik tulis dari Solo, dan juga menyukai batik dengan teknik cap.
Dengan pengalaman panjangnya di dunia seni peran, Titi dipercaya memerankan tokoh penting yang memiliki ikatan erat dengan konflik utama film ini.
Geng Cinta berkumpul untuk merayakan ulang tahun Dian Sastrowardoyo pada Sabtu 16 Maret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved