Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH merilis Dance With My Mistakes dan Misbehave, band OPM asal Filipina, Lola Amour, kembali dengan single terbaru mereka bertajuk The Moment, yang menampilkan Kokoro dari grup Jepang Psychic Fever from Exile Tribe. Lagu ini sudah tersedia di seluruh platform streaming.
Memadukan warna musik khas Lola Amour dengan sentuhan soulful dari Kokoro, The Moment menghadirkan nuansa ceria yang merayakan euforia dari sebuah koneksi yang berarti.
Lewat lirik yang hangat dan jujur, lagu ini menggambarkan manisnya perasaan jatuh cinta serta harapan bahwa perasaan itu mungkin bisa terbalaskan. Sebagai kolaborasi lintas budaya, lagu ini menyatukan elemen musik dari Filipina dan Jepang, sekaligus memperluas jangkauan kedua artis di ranah global.
Antusiasme penggemar internasional dari Lola Amour mulai terlihat sejak mereka mengunggah story mereka sedang menikmati lagu Gelato milik Psychic Fever pada 16 Juni lalu yang kemudian di-repost oleh Psychic Fever.
Tidak lama setelah itu, Lola Amour merilis cover lagu tersebut yang ditonton lebih dari 90.000 kali, disusul oleh versi Kokoro dari Raining in Manila, yang meraih lebih dari 100.000 views dan banjir komentar dari penggemar yang menginginkan keduanya untuk segera berkolaborasi.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari perjalanan global Lola Amour yang sebelumnya telah i berduet dengan musisi asal Australia Oliver Cronin dalam Maria, viral bareng NIKI, dan sudah dikenal oleh musisi besar seperti Chanyeol EXO dan HONNE.
Di sisi lain, Psychic Fever terus memperluas jangkauan mereka di Asia Tenggara melalui berbagai penampilan dan interaksi konsisten dengan para penggemarnya di luar Jepang. (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved