Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN terbaru berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang ditujukan untuk para pengiklan dihadirkan oleh aplikasi berbagi video Tiktok. Ketiga layanan terbaru tersebut bisa dipakai untuk mengubah gambar ke video, teks ke video, hingga menampilkan produk.
Melansir dari situs resmi Tiktok, Senin (16/6), ketiga fitur tersebut bertujuan untuk memudahkan pengiklan dalam membuat konten produk yang optimal. Fitur-fitur tersebut akan tersedia di Tiktok Symphony.
Sebagai informasi, Tiktok Symphony merupakan alat (tools) kreatif berbasis AI generatif dari Tiktok untuk pembuatan video untuk pengiklan. Tools yang ada di Tiktok Symphony yaitu avatar digital, asisten virtual untuk mengidentifikasi tren dan membantu menulis naskah (script), hingga voice dubbing.
Fitur pertama ialah text-to-video, yang mampu mengubah teks menjadi sebuah klip video yang lengkap dengan avatar digital dari Tiktok Symphony. Teks tersebut berisi perintah (prompt) singkat yang bisa dimasukkan oleh para pengiklan seperti perintah tampilan visual, detail aktivitas, dan produk yang akan dipromosikan. Kemudian dari teks tersebut akan diubah menjadi klip video.
Fitur image-to-video bisa mengubah perintah (prompt) yang dimasukkan pengiklan berupa gambar produk menjadi klip video. Pengiklan bisa mengunggah gambar produk, mood board, atau aset visual dari merek yang akan dijual, beserta teks singkat di kolom prompt.
Showcase products membantu pengiklan untuk membuat video dengan menggunakan avatar AI digital dari Tiktok Symphony sebagai model. Sehingga avatar AI bisa memamerkan berbagai produk yang akan dipromosikan.
Mirip seperti model iklan sungguhan di dunia nyata, fitur ini menawarkan model dari avatar AI digital dari Tiktok Symphony yang mencakup memegang barang, mengenakan pakaian, hingga menunjukkan aplikasi di layar ponsel.
Lebih lanjut, Tiktok mengungkapkan bahwa video iklan yang dibuat dengan menggunakan tiga fitur itu akan terdapat label yang menandakan hasil buatan AI. (H-2)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved