Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG Youtube dan Tiktok Mrbeast mengemukakan ingin membeli Tiktok. Keinginannya menjadi bagian dari investor Tiktok itu merupakan langkah untuk memenuhi ultimatum yang diberikan pemerintah Amerika Serikat (AS) kepada platform asal Tiongkok itu.
“Oke baiklah, saya akan membeli Tik Tok agar tidak diblokir,” kata MrBeast, yang bernama asli Jimmy Donaldson, di akun Twitter/X-nya (13/1). Sebelumnya, pemerintah AS memberi tenggat 75 hari pada Tiktok ini untuk mendapatkan pemilik non-Tiongkok, jika tak ingin diblokir secara permanen di negara Paman Sam.
Meskipun seolah bercanda, menurut kabar yang dirilis pada Selasa, (21/1), pengacara Donaldson mengatakan sang Youtuber dan Tiktoker kondang itu serius ingin menjadi pemilik Tiktok. Tawaran dari Donaldson dan sekelompok investor adalah sebagian kejutan terbaru bagi Tiktok dalam beberapa hari ini.
Tiktok ini sempat diblokir pada Sabtu (18/1) malam di AS dan baru dapat diakses lagi 12 jam kemudian, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan ia akan menandatangani perintah eksekutif untuk menunda larangan pemblokiran tersebut selama 75 hari. Dua hari setelah postingannya di X, Donaldson mengunggah video di Tiktok, di mana ia mengumumkan niatnya untuk membeli platform media sosial tersebut.
“Saya baru saja keluar dari pertemuan dengan sekelompok miliarder, Tiktok adalah bisnis yang serius. Ini pengacara saya di sini, kami sudah menyiapkan penawaran untuk Anda, kami ingin membeli platform ini,” kata Mrbeast dalam video tersebut.
Tawaran Mrbeast ingin membeli Tiktok tersebut muncul sebagai tanggapan atas keputusan Mahkamah Agung AS untuk menegakkan hukum federal yang melarang Tiktok beroperasi di Amerika, kecuali jika dijual ke perusahaan yang tidak berbasis di Tiongkok.
Grup investor, yang dipimpin oleh Jesse Tinsley, pendiri dan CEO Employer.com, mengatakan para investor yang tergabung terdiri dari investor institusional dan individu-individu dengan kekayaan berlimpah yang tidak ingin melihat Tiktok hilang begitu saja dari AS. Proposal tawaran tersebut tidak akan mengganggu operasi Tiktok dan akan memastikan kelangsungan bagi 170 juta penggunanya di Amerika.
“Tawaran kami merupakan solusi yang saling menguntungkan yang mempertahankan platform penting ini, sambil mengatasi masalah keamanan nasional yang sah,” kata Tinsley dalam sebuah pernyataan. Pernyataan tersebut tidak mengungkapkan jumlah penawarannya.
Pembicaraan tentang kemungkinan penjualan Tiktok ke perusahaan yang berbasis di AS telah beredar sejak tahun 2020, ketika Presiden Trump, pada masa jabatan pertamanya di Gedung Putih, mengeluarkan perintah eksekutif yang mencoba melarang Tiktok.
Minggu lalu, setelah Mahkamah Agung AS dengan keputusan bulat setuju untuk menegakkan hukum federal yang melarang Tiktok, kecuali perusahaan induk mereka, Bytedance, menjual platform itu ke perusahaan yang tidak berbasis di Tiongkok. (M-1)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Iran agar tidak melakukan serangan balasan menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
SERANGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ali Khamenei turut berdampak bagi sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel di kantornya, Sabtu (28/3), kekosongan itu memicu spekulasi siapa yang akan menggantikannya
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
LEDAKAN dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, termasuk Teheran, setelah Israel dan AS melancarkan serangan pada Sabtu (28/2) pagi. AS berencana melakukan serangan selama beberapa hari.
Israel luncurkan operasi "Lion's Roar" ke Iran. Serangan gabungan AS sasar rumah pejabat, markas intelijen, hingga lumpuhkan jaringan internet melalui aksi siber.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved