Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ROSEANNE Barr mengejutkan banyak orang dengan penampilannya dalam video rap pro-Donald Trump bersama rapper asal Kanada, Tom MacDonald, yang langsung menjadi sorotan publik. Video musik untuk lagu “Daddy’s Home” yang dirilis pada 17 Januari 2025 ini mendapat berbagai reaksi dari penonton, banyak yang menganggapnya sebagai penampilan yang “buruk” dan tak terduga.
Dalam video ini, Barr tampil dengan penampilan yang berbeda dari biasanya, mengenakan rambut kepang pirang, rantai emas, dan kacamata hitam, sambil menikmati alunan musik dan merayakan kemenangan politik Trump.
Video ini juga penuh dengan simbol-simbol MAGA (Make America Great Again) dan adegan konvoi mobil yang mengibarkan bendera Amerika, dengan lirik yang terkesan menantang, seperti “Kami menang, kamu marah, selesai, terlalu buruk,” yang tampaknya ditujukan untuk pihak yang berlawanan dengan Trump.
Dalam bagian lain, Barr mengungkapkan kekecewaannya atas upaya untuk membatalkannya setelah kontroversi yang melibatkan dirinya pada 2018. Ia menyatakan, “Mereka mencoba membatalkan saya dan bilang saya rasis,” sambil menegaskan bahwa mereka tidak bisa mengalahkannya dengan tuduhan tersebut. “Mencoba mencabut hak saya untuk pergi dan mengatakan ini,” tambah Barr, yang ingin menunjukkan bahwa ia tetap tegar meski mendapat banyak kritik.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah serangan Barr terhadap rapper Eminem. Dalam lirik lagu tersebut, Barr menantang Eminem dengan berkata, “Sialkan Eminem, saya Roseanne,” sambil melambaikan jari tengah ke kamera dan satu titik menggoyangkan bokongnya ke arahnya. Serangan ini tampaknya merupakan balasan terhadap Eminem yang kerap mengkritik Trump dan pendukungnya dalam lagu-lagunya.
Insiden ini mengingatkan publik pada peristiwa besar yang terjadi pada 2018, ketika acara Roseanne dibatalkan setelah Barr mengeluarkan komentar rasis tentang Valerie Jarrett, penasihat senior Presiden Obama. Akibatnya, acara tersebut dihentikan dan digantikan oleh spin-off The Conners tanpa kehadiran Barr. Barr pun meminta maaf, namun dampak dari pernyataan tersebut tidak bisa dihapuskan.
Sejak saat itu, Barr semakin mengidentifikasikan dirinya dengan tokoh-tokoh konservatif dan sering membuat pernyataan kontroversial yang menarik perhatian banyak orang. Penampilannya dalam video ini kembali menambah daftar kontroversinya dan semakin memperburuk citranya di mata publik.
Banyak penonton yang mengkritik video tersebut, bahkan ada yang menyebutnya sebagai lelucon yang gagal dan sesuatu yang tak terduga atas penampilan Barr. (Entertaiment/Independent/Z-3)
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved