Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Raisa Andriana mengatakan tema Roro Jonggrang yang diambil Swara Prambanan 2024 kali ini merepresentasikan perempuan modern saat ini yang harus bisa multitasking atau mengerjakan banyak kegiatan dalam satu waktu.
"Kalau Roro Jonggrang sendiri sebenarnya ini cocok di modern woman. Saat kita harus melakukan seribu perintilan macam-macam kita harus multitasking, kita harus bisa mendelegasi harus bisa melakukan segala macam hal untuk kadang-kadang benar-benar untuk membangun
seribu candi dalam satu malam ya," kata Raisa dalam konferensi pers Swara Prambanan 2024 di Jakarta, Senin (16/12).
Raisa mengatakan ibu modern yang bekerja namun juga menjalani tugas sebagai ibu rumah tangga terkadang harus mengerjakan keperluan dirinya dan keluarga secara mandiri. Hal itu cukup terkait dengan banyaknya harapan orang lain pada perempuan yang harus bisa segalanya di era modern yang serbacepat.
"Itu memang masih kejadian di modern society. Realita perempuan masa kini, dari zaman Roro Jonggrang udah gitu, sampai sekarang masih gitu," ujar Raisa.
Terkait dengan penampilannya di Swara Prambanan 2024 pada 31 Desember nanti, Raisa mengatakan akan menghadirkan set list lagu yang terbaru dan akan melibatkan penggemar untuk memilih lagu yang akan ia bawakan.
Ia menyebut karena banyak karyanya yang sudah dikenal masyarakat, ia ingin memberikan kesempatan kepada penonton nantinya untuk bisa meminta lagu yang mungkin jarang ia bawakan di atas panggung.
"Aku sekarang serunya punya sesi request. Jadi karena alhamdulillah sekarang lagunya udah banyak, jadi banyak lagu-lagu yang mungkin gak dibawain di atas panggung dan penonton nanti bisa interaktif, jadi kita request-request lagu Raisa yang mungkin gak dibawain dalam setlist, tapi penonton pengen dengerin. Jadi kayak karaoke session gitu," papar Raisa.
Raisa mengatakan acara yang akan diadakan di Candi Prambanan itu memberikan kesan tersendiri baginya sebagai seorang penampil.
Menurutnya, bisa bernyanyi di tempat megah dan magis seperti Candi Prambanan memberikan aura yang berbeda dibandingkan dengan panggung biasanya.
Ia mengatakan bisa tampil di Candi Prambanan terlebih saat acara Tahun Baru membuat semakin berkesan dan berharap penonton dapat merasakan suasana tahun baru yang berbeda dari tempat lain.
"Tahun ini bener-bener spesial banget karena setiap bisa manggung di Prambanan tuh rasanya emang beda banget sebagai penampil, sangat magis dan juga kan gak sembarang acara bisa di situ gitu dan jarang-jarang juga buat kita dapat kesempatan manggung dengan background yang semewah, semegah, dan seluar biasa itu," pungkas penyanyi berusia 34 tahun itu. (Ant/Z-1)
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
"Yang memungkinkan adalah dengan durasi kunjungan antara dua atau tiga jam. Wisatawan dapat menikmati kuliner, kerajinan atau mampir di spot foto yang indah dan menarik,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved