Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Céline Dion mengkritik penggunaan lagunya oleh Donald Trump dalam acara kampanye di Montana.
Selama acara kampanye untuk Trump dan calon wakil presidennya, J.D. Vance, di Bozeman, Jumat, 9 Agustus, penyelenggara acara memutar video Dion yang sedang menyanyikan "My Heart Will Go On," lagu hitnya dari soundtrack film Titanic tahun 1997, menurut NBC News.
Dalam pesan yang dibagikan ke akun X (sebelumnya Twitter) Dion pada Sabtu, 10 Agustus, tim penyanyi tersebut menanggapi penggunaan lagu tersebut oleh kampanye.
Baca juga : Berikut 6 Kondisi Terkini Pasca Penembakan Trump di Pennsylvania
"Pada hari ini, tim manajemen Céline Dion dan label rekamannya, Sony Music Entertainment Canada Inc., mengetahui penggunaan yang tidak sah dari video, rekaman, penampilan musik, dan citra Céline Dion yang menyanyikan 'My Heart Will Go On' dalam acara kampanye Donald Trump / JD Vance di Montana," bunyi pernyataan tersebut.
"Penggunaan ini tidak sah sama sekali, dan Céline Dion tidak mendukung penggunaan ini atau yang serupa," tambah pernyataan tersebut, diakhiri dengan pertanyaan untuk kampanye Trump: "…Dan benar-benar, LAGU itu?"
Dion sebelumnya menolak permintaan Trump untuk tampil di pelantikan presiden 2017.
Baca juga : Donald Trump Bertemu Mantan Perdana Menteri Jepang Taro Aso di New York
Ini bukan kali pertama seorang artis musik menolak penggunaan musik mereka oleh Trump. Selama kampanye pemilihan ulang mantan presiden tahun 2020, John Fogerty dari Creedence Clearwater Revival mengeluarkan surat perintah berhenti kepada Trump setelah ia menggunakan lagu band tersebut, "Fortunate Son," dalam acara kampanye, menurut Rolling Stone.
"Saya menulis lagu ini karena, sebagai seorang veteran, saya merasa jijik bahwa beberapa orang diizinkan untuk dikecualikan dari melayani negara kita hanya karena mereka memiliki akses ke kekuatan politik dan keuangan. Saya juga menulis tentang orang kaya yang tidak membayar pajak dengan adil," tulis Fogerty saat itu.
"Tuan Trump adalah contoh utama dari kedua masalah ini. Fakta bahwa Tuan Trump juga menyulut kebencian, rasisme, dan ketakutan sambil menulis ulang sejarah terbaru, adalah alasan lebih untuk merasa khawatir dengan penggunaan lagu saya."
Tahun yang sama, Consequence of Sound melaporkan bahwa tim Phil Collins juga mengirimkan permintaan kepada kampanye Trump untuk menghentikan penggunaan "In the Air Tonight" setelah lagu tersebut diputar di acara kampanye di Iowa.
Penggunaan lagu tersebut "sangat tidak pantas karena tampaknya dimaksudkan sebagai referensi satir untuk Covid-19," tulis pengacara Collins saat itu. "Referensi tersebut dibuat pada saat Iowa mengalami percepatan infeksi Covid-19. Tuan Collins tidak menyetujui trivialitas tampaknya dari Covid-19." (People/Z-3)
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Di balik tirai hitam klub mewah Mar-a-Lago, Donald Trump memimpin serangan ke Iran yang menewaskan Ali Khamenei sambil tetap menghadiri gala amal.
Donald Trump menyatakan kesiapan berdialog dengan sisa kepemimpinan Iran setelah serangan udara AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Presiden Argentina Javier Milei umumkan aliansi strategis dengan AS di bawah Donald Trump sebagai kebijakan negara.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer negaranya akan terus berlangsung dengan kekuatan penuh.
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved