Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Prilly Latuconsina tidak hanya sibuk berakting di hadapan kamera, belakangan ini, dia juga disibukkan pekerjaan di balik layar, sebagai pebisnis, pemilik klub sepak bola, hingga produser.
Pemilik Persikota Tangerang itu mengungkapkan salah satu fokusnya pada 2022 adalah mengerjakan aktivitas di belakang layar.
"Aku lagi produksi series. Tahun ini, akan memproduksi tiga series dari production house aku. Kita juga lagi persiapan untuk dua film," kata Prilly saat ditemui di Jakarta, Senin (21/3).
Baca juga: Paul Wesley Berperan Jadi James T Kirk di Serial Star Trek
Aktris 25 tahun itu baru saja memproduksi film pertama berjudul Kukira Kau Rumah, yang telah mendapatkan pencapaian rekor MURI sebagai film dengan penonton terbanyak.
Meski sudah mendapat prestasi, Prilly tidak cepat puas. Dia masih berniat untuk terus belajar di dunia yang baru digelutinya. Bintang film Danur itu memang lebih berpengalaman di depan layar, tapi pekerjaan sebagai produser adalah tantangan baru untuknya.
"Masih banyak hal yang harus aku pelajari sebagai produser karena ini adalah lapangan baru buat aku. Biasanya aku di depan layar, sekarang di belakang layar. Dan banyak banget hal-hal baru yang gak pernah aku lihat sebelumnya. Jadi aku masih sambil belajar, learning by doing," tutur dia.
Dia berharap perjalanan kariernya tahun ini bisa berjalan lancar sesuai rencana. Sementara untuk urusan kehidupan pribadi, Prilly mengaku belum memikirkannya, termasuk soal urusan asmara.
"Semoga bisa menemukan yang cocok," kata Prilly mengenai percintaan. (Ant/OL-1)
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
Sejumlah seleb, figur publik Tanah Air yang memilih merayakan datangnya 2026
Bagi Prilly Latuconsina, memerankan karakter Alya bukan sekadar menghafal dialog, melainkan upaya memahami naluri keibuan yang belum pernah ia rasakan di dunia nyata.
Kutubaru, kebaya modern, hingga kebaya khas Manado pernah dipilih Prilly untuk digunakan
“Kalau tanggalnya, Maret ini. Tunggu tanggal mainnya,”
Perbedaan cuaca dan paparan lampu studio yang panas itu sering membuat kulitnya mudah lelah dan kusam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved