Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pembuat film The Flame atau judul Bahasa Indonesia Bara mengatakan film dokumenter memiliki kekuatan yang besar dalam menyampaikan sebuah topik dan pesan lebih luas, terutama soal isu lingkungan hidup.
"Menurut saya, film adalah medium yang paling kuat untuk membangun rasa, empati dan pengertian antara satu sama lain. Menurut saya, as a filmmaker, penting banget untuk angkat tema-tema seperti ini (isu lingkungan)," kata produser Gita Fara saat ditemui di Jakarta, Jumat (26/11).
"Penting dan kuat sekali (bagi film) untuk membangun urgensi dan kepedulian orang-orang tentang climate crisis dan ketidakseimbangan yang tengah terjadi di bumi. Saya kira kita ada tanggung jawab untuk menyuarakan itu,"; lanjutnya.
Baca juga: Della Dartyan Mengaku Sempat Kesulitan Perankan Mentari di Akhirat: A Love Story
Menambahkan, sutradara Arfan Sabran mengatakan, penting baginya, sebagai sineas, untuk mampu menceritakan isu yang besar dengan gaya penceritaan yang personal, baik bagi pembuat maupun penonton filmnya.
"Dalam konteks produksi, adalah bagaimana kita bisa menceritakan secara personal saat mengangkat isu yang besar seperti ini. Bagaimana proses kreatif ini bisa menceritakan sesuatu yang begitu besar tapi juga terasa personal," ujar Arfan.
Lebih lanjut, pria yang juga menyutradarai film dokumenter Silent Blues of The Ocean (2016) itu mengatakan, film dokumenter yang personal adalah bahasa penceritaan yang paling universal, dan diharapkan bisa menjangkau banyak orang di dunia.
"Salah satu tugas saya adalah mengenalkan juga bagaimana film dokumenter itu sudah sangat berkembang. Ada creative documentary, hingga dokumenter yang dibawakan dalam format animasi," kata Arfan.
"Bagaimana medium ini sangat powerful untuk bisa menyampaikan isu dan pesan yang ingin kita sampaikan," tambahnya.
Sementara itu, The Flame mengisahkan sosok Iber Djamal, yang telah berjuang melawan deforestasi skala besar di sekitar desanya di hutan di Kalimantan selama beberapa dekade.
Namun, di usia 77 tahun, dan meskipun pengabdian yang tak tergoyahkan, perjuangan menjadi semakin ilusif dalam menghadapi rakus monster agribisnis.
Film ini terpilih menjadi Official Selection Visions du Reel, DMZ Docs 2021, BIFED 2021, dan nomine untuk kategori Film Fitur Dokumenter Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2021.
The Flame juga akan diputar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-16 bulan ini, dan akan ditayangkan pula di bioskop Indonesia, mulai 29 November. (Ant/OL-1)
Rapper 50 Cent menyetujui penyelesaian gugatan sipil terkait dugaan penyerangan hanya beberapa hari sebelum Netflix merilis dokumenter mengenai Sean “Diddy” Combs.
Taylor Swift membagikan cerita hubungannya dengan Travis Kelce dalam teaser docuseries The End of an Era. Ia menyebut tunangannya itu sebagai “kejutan terbesar” dalam hidupnya.
Victoria Beckham buka-bukaan di serial Netflix terbarunya tentang rahasia di balik ekspresi dingin, perjuangan karier, dan tekanan sebagai desainer sukses.
Raja Charles merilis dokumenter “Finding Harmony” di Prime Video, menyoroti filosofi hidup selaras dengan alam demi masa depan berkelanjutan.
Bersamaan dengan penayangan dokumenternya, Simple Plan juga menghadirkan sebuah soundtrack resmi film ini dan telah dirilis pada 11 Juli lalu.
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
"Generasi penerus itu sangat berperan sekali. Kalau tidak ada gebrakan-gebrakan dari anak muda saat ini, mungkin hanya akan tinggal nama."
Cerita tentang cinta dalam keluarga merupakan hal dasar agar isu utama yang diangkat dalam film dapat disampaikan dengan cara sederhana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved