Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIKUS kondang Indonesia Edo Kondologit mengaku sangat kehilangan Glenn Fredly yang meninggal dunia pada Rabu (8/4). Edo mengungkapkan, pelantun "Januari" itu sebagai sosok musikus yang rendah hati dengan semangat juang tinggi untuk rekan sesama seniman lainnya.
"Dia musisi pejuang. Pejuang seni, juga aktivis dan pejuang. Dia yang menggagas adanya UU Permusikan, dia berjuang agar ada Hari Musik Nasional, bagaimana dia ikut memperjuangkan Ambon menjadi City of Music," kata dia, Kamis (9/4).
Baca juga: Sosok Glenn Fredly di Mata Anies dan Ahok
Musikus kelahiran Sorong, 52 tahun silam itu pun mengenang Glenn sebagai sosok yang selalu memiliki banyak ide untuk membantu orang lain.
"Idenya enggak habis-habis. Kita rencana mau jalan motivasi adik-adik di Indonesia Timur buat bangkit dan terus berkarya, agar tidak merasa tertinggal. Dia musisi yang tidak memikirkan diri sendiri. Sangat kehilangan," ujar penyanyi yang turut bernyanyi bersama Glenn di lagu "Go Tell It On The Mountain" itu.
Edo, yang bersama-sama merintis karir bermusiknya dengan Glenn pada tahun 1992 itu juga mengenang sosok mendiang Glenn Fredly sebagai seorang adik, sahabat, dan juga musikus yang memperjuangkan banyak musisi lainnya.
"Sedih sekali (mengetahui Glenn berpulang). Dia itu adik saya. Kita bersahabat, bersama-sama mulai dari tidak ada apa-apa sama sekali," kenang Edo yang tengah berada di Sorong, Papua.
Untuk diketahui, Glenn Fredly Deviano Latuihamallo meninggal dunia pada Rabu (8/4) petang pada usia 44 tahun, di RS Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta. Jenazah musisi Glenn Fredly rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, pada Kamis siang. (Ant/OL-6)
KMI 2025 akan menghadirkan lebih dari 300 peserta yang terdiri dari musisi lintas genre, pengelola festival, label, pekerja panggung, regulator, Lembaga Manajemen Kolektif, dan lainnya
MUTIA Ayu, penyanyi sekaligus istri dari mendiang Glenn Fredly, akhirnya angkat suara usai ramai komentar miring warganet yang menudingnya hidup hanya dari harta peninggalan sang musisi.
Grand Sahid Jaya Jakarta mempersembahkan konser holographic bertajuk Romansa ke Masa Depan: Perjalanan Nada, Rasa, dan Cinta, untuk mengenang sosok, Glenn Fredly.
Lagu Natal telah menjadi bagian integral dari perayaan Natal di berbagai budaya di seluruh dunia. Salah satunya yang terkenal di Indonesia adalah Gita Sorga Bergema - Glenn Fredly.
Istri Glenn Fredly kesal rumput di makam penyanyi itu sempat terbakar. Ia berharap peziara tidak lagi membakar lilin saat datang ke makam.
Peran Glenn Fredly dalam hidup Tompi sangat besar, hingga kepergiannya meninggalkan duka dan menurunkan semangat bermusik Tompi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved