Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTOLAN band Megadeth Dave Mustaine mendapat dukungan dari para penggemarnya setalah mengumumkan penyakit kanker yang tengah dideritanya. Dia mengaku terkejut dengan sokongan itu.
"Banyak yang datang dari orang yang saya kenal. Khususnya dari saudara lama saya, James Hetfield (Metallica). Saya sangat senang mendengar dukungannya," kata Mustaine, seperti diberitakan CNN, Kamis (28/11).
Mustaine terserang kanker karsinoma sel skuamosa yang terletak di pangkal lidahnya. Dia mengetahui hal itu setelah memeriksakan diri ke dokter lantaran berlarut-larut mengeluh sakit gigi.
Baca juga: Camila Cabello Akui Mencuri Sesuatu dari Istana Kensington
Saat ini, Mustaine harus menyelesaikan perawatan rutin di rumah sakit. Meski begitu, kanker tidak menghentikan hasratnya, bisa terus bermain band. Bahkan dirinya bersama Megadeth bakal melaksanakan tur konser musim dingin.
"Saya pikir, saya tidak akan membiarkan (kanker) mengalahkan saya!" paparnya.
Mustaine bukan bebal dan gegabah dengan kondisi tubuhnya. Hanya saja, dia mengatakan, menjaga sikap positif mengenai kesehatan merupakan bagian dari rencana penyanyi tersebut untuk menjadi lebih baik.
"Saya tidak akan membiarkan kanker menurunkan kemampuan saya. Dan saya harus berterima kasih kepada para penggemar dan keluarga saya serta Tuhan karena telah mendukung saya," tandasnya. (Medcom/OL-2)
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved