Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BI Luncurkan QRIS Tap: Cara Bayar Tanpa Pindai yang Cocok untuk Gen Z

Azis Maulana, mahasiswa IPB University, penerima Beasiswa Program Generasi Baru Indonesia (GenBI)
11/12/2025 15:10
BI Luncurkan QRIS Tap: Cara Bayar Tanpa Pindai yang Cocok untuk Gen Z
Azis Maulana(DOK PRIBADI)

BANK Indonesia (BI) resmi memperkenalkan fitur QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC) sebagai terobosan terbaru sistem pembayaran nasional. Inovasi yang diumumkan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 ini hadir untuk menjawab kebutuhan transaksi yang menuntut kecepatan dan kepraktisan.

Selama ini, pengguna QRIS bergantung pada kamera ponsel untuk memindai kode QR. Meski efektif, cara ini kerap terkendala oleh pencahayaan yang buruk, kamera tidak fokus, atau sinyal yang tidak stabil di lokasi pembayaran. Kini, transaksi cukup dilakukan dengan menempelkan ponsel ke mesin EDC pada merchant. Metode contactless ini dinilai sangat relevan dengan Generasi Z yang mendominasi ekonomi digital saat ini. Mereka tumbuh dengan kebiasaan hidup serba digital yang menginginkan transaksi mudah dan cepat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, bahwa inovasi ini merupakan bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 untuk memperkuat integrasi ekonomi nasional.

"Sistem pembayaran digitalisasi terus diakselerasi sesuai Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, mendorong ekonomi keuangan digital nasional dengan semboyan: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa" ujar Perry.

Data terbaru menunjukkan transaksi QRIS melonjak 139,45% secara tahunan, dengan total pengguna menembus 58,30 juta orang. Dalam nenanggapi hal positif tersebut, BI menetapkan target untuk 2026. BI menargetkan transaksi mencapai 17 miliar, dengan jumlah pengguna QRIS meningkat menjadi 60 juta orang. Kemudian akan didukung oleh 45 juta merchant yang mayoritas adalah UMKM. Kehadiran QRIS Tap diharapkan dapat mendorong tercapainya target tersebut dengan memangkas waktu antrian pembayaran secara signifikan.

Selain memperkuat ekosistem domestik, BI juga terus memperluas konektivitas global. Setelah terhubung dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, BI kini memperluas kerja sama dengan negara strategis lainnya.

"Setelah sukses dengan ASEAN, Jepang, dan Tiongkok, kami merintis kerja sama QRIS Cross-Border dengan Korea Selatan, India, dan Saudi Arabia" jelas Perry.

Langkah ini memastikan wisatawan Indonesia dapat bertransaksi di luar negeri dengan kenyamanan yang sama seperti di negeri sendiri. Inovasi QRIS Tap juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan sistem pembayaran digital yang berkembang pesat di kawasan Asia.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya