Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN ritel fesyen Uniqlo menggelar kampanye donasi pakaian selama Ramadan melalui program Hari Raya Clothing Donation Collection. Kampanye ini mengajak masyarakat menyortir pakaian yang sudah tidak terpakai agar dapat dimanfaatkan kembali oleh pihak yang membutuhkan.
Sustainability Lead Uniqlo Indonesia, Michelle Secoa, mengatakan kampanye ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik circular fashion, yakni memperpanjang masa pakai pakaian sekaligus mengurangi limbah tekstil.
“Kami melihat mindful decluttering bukan hanya sebagai kampanye musiman, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami terhadap circular fashion, dengan mengurangi limbah tekstil sekaligus mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak,” ujar Michelle saat ditemui di Jakarta, Rabu (25/2).
Dalam program ini, Uniqlo menyediakan recycle box di seluruh toko mereka untuk menampung pakaian layak pakai dari masyarakat. Konsumen cukup membawa pakaian yang sudah dicuci dan menaruhnya di kotak donasi yang tersedia, tanpa harus melakukan pembelian.
“Pengunjung cukup datang ke toko Uniqlo dan langsung menaruh pakaian di kotak yang tersedia. Tidak perlu membeli apa pun, tetapi kami mengingatkan agar pakaian yang disumbangkan sudah dicuci terlebih dahulu,” kata Michelle.
Pakaian yang terkumpul nantinya akan disortir kembali untuk memastikan kelayakan pakai. Pakaian yang masih bersih dan tidak rusak berat akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Untuk proses distribusi, Uniqlo kembali bekerja sama dengan Human Initiative.
Menurut Partnership Human Initiative, Anisa Zulhaida, kolaborasi selama lima tahun terakhir telah menyalurkan lebih dari 14 ribu pakaian baru dan 20 ribu pakaian bekas kepada lebih dari 11 ribu penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
“Tahun lalu sekitar 1.500 penerima manfaat diundang ke toko Uniqlo yang disulap seperti bazar pakaian. Mereka bisa memilih sendiri pakaian yang dibutuhkan, dengan batas maksimal empat potong per orang,” ujar Anisa.
Rencananya, distribusi pakaian hasil donasi tahun ini akan dilaksanakan pada Mei 2026, dengan lokasi yang masih akan ditentukan.
Selain menyalurkan pakaian layak pakai, Uniqlo juga akan memanfaatkan pakaian yang tidak layak pakai melalui proses recycle atau upcycle agar tetap dapat digunakan kembali dalam bentuk lain.
Di sisi lain, Uniqlo juga menyediakan layanan Re.Uniqlo Studio di sejumlah gerai, yaitu di Grand Indonesia, Senayan City, dan Kelapa Gading. Layanan ini memungkinkan pelanggan memperbaiki atau memodifikasi pakaian lama melalui tiga jenis layanan, yakni repair, remake, dan .
Repair mencakup perbaikan sederhana seperti mengganti kancing atau risleting, sementara remake memungkinkan pelanggan menambahkan bordir untuk memberikan sentuhan personal pada pakaian. Adapun sashiko merupakan teknik sulam tradisional Jepang yang digunakan untuk memperbaiki sekaligus menghias kain.
Menurut Michelle, layanan perbaikan justru paling banyak diminati pelanggan. “Kebanyakan yang datang untuk repair, terutama di toko yang banyak dikunjungi pekerja kantoran,” katanya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Uniqlo berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola pakaian yang dimiliki, baik dengan mendonasikan, memperbaiki, maupun mendaur ulangnya. (Z-10)
Sebanyak 15.500 potong pakaian disalurkan oleh perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, UNIQLO, melalui berbagai mitra dan kegiatan sosial.
Koleksi musim dingin terbaru menyoroti ragam material rajut dan cara perawatannya, menghadirkan desain hangat, ringan, dan tetap nyaman di iklim tropis.
Tren fashion 2025 didominasi oleh flannel bergaya siluet boxy dan pola kotak besar, menghadirkan gaya modern yang fleksibel dan inklusif.
Setelah tiga tahun berjalan di Sleman, Yogyakarta, Uniqlo bersama Save the Children Indonesia akan membawa proyek kemanusiaan Peace for All ke Bandung.
Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Sedunia, momentum global yang menyoroti pencapaian perempuan serta upaya mendorong kesetaraan gender di berbagai sektor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved