Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Burberry Guncang London Fashion Week, Daniel Lee Ubah Musim Dingin Jadi Glamor

Thalatie K Yani
25/2/2026 06:23
Burberry Guncang London Fashion Week, Daniel Lee Ubah Musim Dingin Jadi Glamor
Daniel Lee memamerkan koleksi terbaru Burberry yang terinspirasi dari kehidupan malam London yang hardy namun glamor. (AFP)

FEBRUARI di London biasanya identik dengan hari-hari pendek yang suram, tanah basah, dan kekurangan vitamin D. Namun, bagi Daniel Lee, Direktur Kreatif Burberry, cuaca buruk bukanlah alasan untuk mengurung diri di rumah. Pada peragaan busana Senin malam, Lee memberikan pesan tegas, hadapi cuaca dan keluarlah.

Koleksi terbaru ini dirancang khusus untuk kehidupan malam di tengah cuaca ekstrem. Lee mendeskripsikannya sebagai upaya untuk "merayakan" Inggris di musim dingin. Sebuah gagasan yang mengundang tawa bagi mereka yang sudah lama merindukan sinar matahari, namun Lee berhasil mewujudkannya secara visual di panggung runway.

Tower Bridge dan "Genangan Air" di Tengah Kota

Peragaan busana ini digelar di lokasi bekas pasar ikan terbesar di dunia abad ke-19, Old Billingsgate. Di dalamnya, para model berjalan mengelilingi replika Jembatan Tower Bridge dan melewati "genangan air" buatan dari resin untuk menambah kesan autentik London yang basah.

Suasana semakin hidup dengan iringan musik dari musisi Inggris, FKA Twigs, yang memacu langkah para model seolah-olah sedang menjalankan sebuah "misi" di tengah malam kota London.

Material Tangguh dengan Sentuhan Pesta

Misi tersebut diterjemahkan melalui penggunaan material kulit yang dominan, mulai dari mantel, rok, hingga setelan dan snood. Koleksi ini menawarkan lemari pakaian yang tangguh namun glamor untuk kehidupan kota, lengkap dengan detail payet, rumbai sutra panjang, beludru, hingga ruffles yang memberikan sentuhan modern pada trench coat klasik Burberry.

Kehadiran para pesohor di baris depan menambah kemeriahan acara. Aktor Stellan Skarsgård berkelakar saat melihat banyaknya tamu yang mengenakan trench coat ikonik Burberry. "Rasanya seperti kita sedang berada di konvensi para eksibisionis (flashers)," candanya.

Selain Skarsgård, hadir pula Kate Moss, aktor Thailand Bright, serta musisi Olivia Dean dan Skepta. Sementara itu, Romeo Beckham turut berjalan di atas runway mengenakan jaket bomber berhias bulu imitasi.

Kebangkitan Sang Ikon Inggris

Warna-warna tinta seperti hitam, abu-abu, biru tengah malam, dan ungu tua mendominasi koleksi ini. Daniel Lee ingin menciptakan pakaian yang bisa bertransisi mulus dari siang hari ke mana pun malam akan membawa Anda.

"London menawarkan begitu banyak dimensi kehidupan di malam hari," ujar Lee di belakang panggung.

Koleksi ini juga menandai keberhasilan Lee dalam membawa kembali Burberry ke jajaran merek terpanas dunia. Setelah sempat kehilangan arah dalam transisi kepemimpinan, Burberry kini kembali masuk dalam 10 besar indeks merek terpanas versi Lyst dan melaporkan pertumbuhan penjualan untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Peragaan busana ini sekaligus menjadi penutup yang meriah bagi London Fashion Week, melengkapi rangkaian acara besar lainnya seperti perayaan 20 tahun brand independen Erdem di Tate Britain dan pertunjukan energik dari desainer Conner Ives di Hotel Claridges. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya