Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Hilirisasi Beras Turun Mutu, Mentan Instruksikan Giling Sendiri Menir dan Hentikan Impor

Lina Herlina
05/4/2026 19:42
Hilirisasi Beras Turun Mutu, Mentan Instruksikan Giling Sendiri Menir dan Hentikan Impor
Ilustrasi(ANTARA)

TIDAK ada lagi impor menir (beras pecah). Hal itu ditegaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melihat proses penggilingan menir dan beras premium di Unit Pengolahan Cabang Makassar, Minggu (5/4).

Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) memerintahkan agar kebutuhan beras pecah untuk industri dipenuhi dengan menggiling sendiri beras lokal yang sengaja dipecahkan.

Menurutnya, kebutuhan industri akan beras pecah dapat dipenuhi dari stok dalam negeri dengan cara menggiling ulang beras lokal.

"Ini kan yang kami impor menir, janganlah impor menir. Terus gimana caranya? Saya gilingkan. Ini beras bagus ini aku menirkan. Selesai kan? Yang penting beras kan? Jadi yang impor menir itu pecah. Aku pecahkan, giling kembali," ujar Amran.

Ia mengklaim langkah ini akan menutup celah impor menir yang biasanya mencapai 200-500 ribu ton per tahun. 

"Seluruh sektor kita tutup, kita manfaatkan. Biasanya impor itu sampai 200-500 ribu ton. Indonesia, ayo ambil di gudang kita. Karena dia butuh beras pecah, kita pecahkan dulu," katanya.

Pernyataan ini disampaikan Amran menanggapi usulan dari Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengenai hilirisasi beras yang turun mutu menjadi tepung beras. "Itu bagus," singkat Amran.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik