Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Laba Jamkrindo Syariah Melonjak 160 Persen di 2025

Insi Nantika Jelita
01/4/2026 14:13
Laba Jamkrindo Syariah Melonjak 160 Persen di 2025
ilustrasi(Jamkrindo)

PT Penjaminan Jamkrindo Syariah mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025, dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan di tengah dinamika industri penjaminan. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp141,03 miliar, melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp54,11 miliar. Kenaikan ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat kualitas bisnis serta pengelolaan risiko secara berkelanjutan.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp2,46 triliun, meningkat dari Rp2,41 triliun pada 2024. Sementara itu, ekuitas juga mengalami penguatan menjadi Rp1,41 triliun, yang menunjukkan struktur permodalan yang semakin solid.

Kinerja operasional turut mencatatkan perbaikan signifikan. Laba sebelum zakat dan pajak mencapai Rp168,37 miliar, meningkat tajam dari Rp54,13 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh pengelolaan portofolio penjaminan yang lebih selektif, peningkatan kualitas underwriting, serta optimalisasi pendapatan investasi.

Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis serta penguatan tata kelola.

“Kinerja positif ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik melalui manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas. Kami optimistis tren ini akan terus berlanjut,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan juga mencatatkan total penghasilan komprehensif sebesar Rp161,69 miliar, yang semakin memperkuat posisi keuangan secara keseluruhan.

Dari aspek kepatuhan, laporan keuangan tahun buku 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), mencerminkan tingkat transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.

Perusahaan juga telah memenuhi ketentuan Gearing Ratio sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 Tahun 2025, sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan keuangan dan keberlanjutan usaha.

Ke depan, Jamkrindo Syariah berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM, serta memperluas kontribusi dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional melalui layanan penjaminan yang profesional, amanah, dan kompetitif. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya