Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Kemenko PM Serap Aspirasi Industri untuk Perkuat Ekosistem Gim Nasional

Heryadi
31/3/2026 20:38
Kemenko PM Serap Aspirasi Industri untuk Perkuat Ekosistem Gim Nasional
Public hearing bertajuk “Penguatan dalam Perspektif Praktisi dan Pengusaha Industri Gim” di Jakarta, Selasa (31/3).(Dok.Kemenko PM)


KEMENTERIAN Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menggelar public hearing bertajuk “Penguatan dalam Perspektif Praktisi dan Pengusaha Industri Gim” di Jakarta, Selasa (31/3). Forum ini digelar untuk menjaring masukan langsung dari pelaku industri guna memperkuat kebijakan pengembangan gim nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengatakan subsektor gim nasional menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data 2025, nilai ekspor pengembang gim Indonesia mencapai US$60,8 juta dan menempati posisi keempat setelah fesyen, kriya, dan kuliner.

Meski demikian, ia mengakui pangsa pasar gim lokal di dalam negeri masih rendah, yakni sekitar 1%, sementara pasar domestik didominasi produk impor. “Pemerintah tidak tinggal diam dan telah mendorong percepatan lewat Perpres Nomor 19 Tahun 2024. Semangatnya jelas, kita ingin gim buatan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu unjuk gigi di kancah global,” ujar Leontinus.

Menurut dia, forum ini menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi pelaku industri, mulai dari keterbatasan pendanaan hingga dominasi penerbit asing. Ia menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam perumusan kebijakan agar lebih tepat sasaran.

“Siang ini, posisinya dibalik. Pemerintah yang akan jadi pendengar, dan teman-teman pelaku industrilah yang jadi pembicara utamanya. Tolong sampaikan masukan, saran, curhatan soal pain points, atau bahkan kritik pedas sekalipun ke kami. Jangan ada yang ditahan-tahan,” tegasnya.

Leontinus menambahkan, masukan dari praktisi akan dirumuskan menjadi langkah konkret, termasuk dalam bentuk policy brief, guna memperkuat ekosistem gim nasional secara berkelanjutan.

APRESIASI INISIATIF PEMERINTAH
Sementara itu, CEO Toge Productions, Kris Antoni Hadiputra, mengapresiasi inisiatif pemerintah yang membuka ruang dialog dengan pelaku industri. Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan kebijakan yang lebih relevan dengan kondisi di lapangan.

“Kami sangat menghargai langkah Kemenko PM yang mau turun langsung mendengar suara dari bawah. Forum seperti ini memberikan harapan baru bahwa kebijakan ke depan akan lebih ‘nyambung’ dengan apa yang kami hadapi di studio setiap hari,” kata Kris.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung pelaku industri dalam proses perumusan kebijakan menjadi langkah awal yang positif untuk mendorong daya saing gim lokal.

“Ini adalah langkah awal yang sangat positif untuk membawa gim lokal naik level. Semoga tidak hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tapi dari acara ini bisa muncul langkah yang nyata,” ujarnya.

Public hearing ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lini industri, antara lain Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif Luat Sihombing, perwakilan Genesia Ventures Aero Wibowo, CEO Toge Productions Kris Antoni Hadiputra, perwakilan Memento Studios Arrizki Ramadhan, serta perwakilan Arsanesia Adam Ardisasmita.

DUKUNG INDUSTRI GIM
Kementerian Ekonomi Kreatif menegaskan dukungan terhadap industri gim dan esports pada acara perayaan ulang tahun ke-8 PUBG MOBILE yang dilaksanakan pada 28-29 Maret 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar saat menghadiri acara itu pada Sabtu (28/3) menyampaikan bahwa gim merupakan salah satu subsektor strategis dalam ekonomi kreatif.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian yang dikonfirmasi pada Senin (30/3), dia mengatakan bahwa Indonesia bukan hanya pasar gim, melainkan juga sumber talenta kreatif.

Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif berusaha mendorong para penyedia platform gim global untuk berkolaborasi dengan pelaku kreatif Indonesia. "Gamers Indonesia itu salah satu yang paling besar, nomor dua di seluruh dunia setelah Tiongkok. Jadi kalau misalnya kita bukan hanya mampu bermain game, melainkan juga bisa mengembangkan digital assets untuk bikin konten-konten, kan teman-teman kita jago banget bikin konten ya. Maka Indonesia will be on the map," Irene menjelaskan. (Ant/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya