Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan segera mengumumkan keputusan soal penerapan work from home atau WFH. Kebijakan itu tengah mengkaji merespons dampak konflik di Timur Tengah.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyatakan bahwa pembahasan masih berlangsung secara intensif lintas kementerian dan lembaga.
“Semua tindak lanjut arahan Presiden terkait antisipasi dampak gejolak Timur Tengah sedang dibahas secara intensif antar kementerian/lembaga, termasuk untuk urusan WFH,” ujar Haryo saat dihubungi, Rabu (25/3).
Namun demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final yang dapat disampaikan ke publik karena proses pembahasan masih berjalan.
“Untuk saat ini belum ada yang bisa disampaikan karena masih dalam pembahasan,” katanya.
Terkait kemungkinan penerapan WFH secara penuh, Haryo memastikan pemerintah akan segera menyampaikan keputusan resmi setelah pembahasan rampung.
“Segera diumumkan,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, eskalasi konflik antara Iran dengan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat telah meningkatkan ketidakpastian global, terutama di sektor energi.
Ketegangan tersebut mendorong lonjakan harga minyak dunia serta meningkatkan risiko gangguan rantai pasok energi global, termasuk jalur distribusi strategis di kawasan Timur Tengah. Dampaknya mulai terasa pada pelemahan nilai tukar sejumlah mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, serta meningkatnya tekanan terhadap biaya produksi dan logistik. WFH dinilai dapat mengurangi konsumsi BBM dan mobilitas pegawai. (H-4)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Edi Oloan Pasaribu mengingatkan penerapan work from home atau WFH untuk pengematan BBM satu hari dalam sepekan hanya efektif sebagai solusi jangka pendek
MENTERI Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, opsi Work From Home atau WFH satu hari dalam satu minggu menguat dalam rapat terakhir lintas menteri.
Pemkot Bandung siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait wacana penerapan work from home atau WFH aparatur sipil negara (ASN) satu hari dalam sepekan
Jawa Timur mematangkan skema penerapan Work From Home atau WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) Jatim. Namun, tidak akan memilih hari Jumat
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved