Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dalam penanganan arus balik Lebaran 2026 dengan berkaca pada dinamika arus mudik sebelumnya.
Menurut Aditya, sejumlah catatan krusial yang perlu menjadi perhatian antara lain kepadatan di lintasan penyeberangan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk serta meningkatnya risiko kecelakaan di ruas jalan tol, khususnya saat penerapan rekayasa lalu lintas satu arah (one way).
“Regulator dan operator transportasi harus memastikan armada kapal penyeberangan beroperasi optimal, mengingat keterbatasan jumlah dermaga. Skema tiba-bongkar-berangkat (TBB) juga perlu diberlakukan kembali jika dibutuhkan,” ujar Aditya saat dihubungi, Selasa (24/3).
Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan manajemen lalu lintas di kawasan pelabuhan, termasuk penambahan petugas pengatur guna mengurai antrean kendaraan yang berpotensi menumpuk saat arus balik.
Di sektor angkutan darat, Aditya meminta operator perusahaan otobus (PO) memastikan seluruh pengemudi telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas serta memiliki kompetensi yang memadai. Faktor kepatuhan terhadap standar keselamatan, kata dia, menjadi kunci untuk menekan risiko kecelakaan, termasuk yang melibatkan bus angkutan umum di jalan tol.
Lebih lanjut, operator jalan tol juga diminta meningkatkan edukasi kepada pengguna jalan terkait prosedur darurat, khususnya saat penerapan sistem one way. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan di tengah lonjakan volume kendaraan.
Aditya juga mendorong optimalisasi pemanfaatan rest area di jalan arteri yang berada di sekitar gerbang tol. Sosialisasi secara masif diperlukan agar pengguna jalan tidak hanya terfokus pada rest area di dalam tol, yang kerap mengalami kepadatan tinggi.
“Penggunaan rest area alternatif di jalan arteri bisa menjadi solusi untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan memberi kesempatan pengemudi beristirahat dengan lebih aman,” jelasnya.
Dari sisi pengguna, masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan pada periode puncak arus balik jika jadwal kepulangan masih fleksibel. Pemanfaatan kebijakan work from anywhere (WFA) dinilai dapat membantu mendistribusikan pergerakan kendaraan secara lebih merata.
Selain itu, Aditya menilai program balik gratis dan angkutan motor balik gratis perlu terus diintensifkan sebagai bagian dari strategi pengendalian mobilitas. Program tersebut diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berkontribusi terhadap kepadatan lalu lintas. (Fal/I-1)
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
“Harus diinvestigasi secara menyeluruh penyebab gangguan di supply listrik ini, apakah gangguan di supply listrik dari gardu atau memang ada kerusakan sistem sintelis di LRT-nya,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved