Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, pada H-8 Idulfitri yang bertepatan dengan Jumat (13/3), volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabodetabek tercatat mengalami kenaikan tipis.
“Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Merak, dan menuju Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol Cengkareng, Cikupa, dan Ciawi 1 tercatat sebanyak 175.132 kendaraan atau meningkat 0,72% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 173.879 kendaraan,” ujar Widiyatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3).
Ia menjelaskan, peningkatan volume lalu lintas tercatat di sejumlah gerbang tol utama yang menjadi akses menuju bandara dan wilayah barat Pulau Jawa.
Di Gerbang Tol Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 83.572 kendaraan melintas atau naik 1,20% dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 82.577 kendaraan.
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi di Gerbang Tol Cikupa arah Merak tercatat sebanyak 55.520 kendaraan atau meningkat 6,88% dibanding lalu lintas normal sebanyak 51.944 kendaraan.
Adapun volume lalu lintas transaksi di Gerbang Tol Ciawi 1 menuju kawasan Puncak Bogor tercatat sebanyak 36.040 kendaraan atau turun 8,43% dibanding lalu lintas normal sebanyak 39.358 kendaraan.
Selain di Jabodetabek, peningkatan lalu lintas juga mulai terlihat di wilayah Jawa Barat, khususnya menuju wilayah Bandung dan sekitarnya.
“Di wilayah Jawa Barat, terpantau mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya, tercatat total sebanyak 76.107 kendaraan melintas atau meningkat 1,93% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 74.668 kendaraan,” ungkap Widiyatmiko.
Pada Gerbang Tol Cileunyi di ruas Jalan Tol Padaleunyi, tercatat sebanyak 38.728 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, atau meningkat 2,34% dibanding lalu lintas normal sebanyak 37.844 kendaraan.
Selain itu, volume lalu lintas yang menuju Bandung atau Jakarta melalui Gerbang Tol Cileunyi tercatat sebanyak 32.645 kendaraan atau naik 14,23% dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.579 kendaraan.
Sementara itu, di Gerbang Tol Pasteur menuju Bandung tercatat sebanyak 37.379 kendaraan atau meningkat 1,51% dibanding lalu lintas normal sebanyak 36.824 kendaraan. Adapun kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut tercatat sebanyak 30.999 kendaraan atau turun 0,84% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.261 kendaraan.
Jasa Marga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar mempersiapkan diri dengan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, kondisi pengemudi yang prima, serta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo kartu elektronik untuk kenyamanan perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan juga diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi di jalan tol dengan sistem tertutup, seperti pada ruas Jalan Tol Cipularang, Jalan Tol Padaleunyi, serta Jalan Tol JORR II. (Z-10)
Jumlah itu akumulasi dari 79.189 kendaraan pada ruas operasi dan 7.536 kendaraan pada ruas yang baru.
MEMASUKI periode libur panjang Hari Raya Waisak, Jasamarga mencatat peningkatan volume lalu lintas pada tanggal 09 Mei 2025 di sekitar Jalan Tol Jabodetabek dan Jawa Barat
Perusahaan mencatat peningkatan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, dan Ciawi 2.
Jasa Marga mencatat lonjakan volume lalu lintas arus balik menuju Jakarta pada H+3 Idulfitri 1446 H, Jumat (4/4), di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
JASA Marga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang diprediksi sebagai lalu lintas silaturahmi di H+2 Lebaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved