Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Pelni Baubau Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pintu Tikus Bakal Ditutup!

 Gana Buana
26/2/2026 19:19
Pelni Baubau Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pintu Tikus Bakal Ditutup!
Pelni Baubau Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran 2026.(MI/Naufal Zuhdi)

KEPALA Cabang PT Pelni Baubau, Djasman, menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapai tantangan Angkutan Lebaran 2026 dengan meningkatkan pengawasan, terutama terhadap potensi penumpang tanpa tiket.

“Kami di Pelni Baubau sudah siap menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Semua kendala yang mungkin muncul di pelabuhan sudah kami antisipasi dengan koordinasi yang matang bersama seluruh stakeholder untuk memastikan kelancaran kegiatan kedatangan dan keberangkatan penumpang,” ungkap Djasman saat ditemui di Kantor Cabang Pelni Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/2).

Proyeksi pergerakan penumpang menunjukkan angka yang signifikan, dengan sekitar 26.186 orang diperkirakan akan berangkat, sementara 35.047 orang diproyeksikan akan tiba. Proyeksi ini dihitung berdasarkan periode H-15 hingga H+15 Lebaran.

Rute-rute favorit penumpang dari Baubau meliputi Ternate, Ambon, Papua, Balikpapan, hingga Tarakan, yang diprediksi menjadi tujuan utama selama musim mudik Lebaran.

Salah satu isu yang sering muncul adalah keberadaan penumpang tanpa tiket serta fenomena “pintu tikus”. Djasman menjelaskan bahwa kondisi terminal kini jauh lebih tertata dan terorganisir. “Saat ini, pintu-pintu tikus hampir tidak ada. Hanya ada dua hingga tiga pintu saja: pintu timur, pintu barat, dan pintu utama terminal,” ujarnya.

Terminal yang dikelola oleh KSOP juga telah mengalami renovasi besar-besaran dan kini dilengkapi dengan pengamanan ketat, yang melibatkan petugas TNI AL, Polri, serta sekuriti KSOP di setiap akses keluar-masuk.

Meski beberapa pintu terlihat terbuka, Djasman menegaskan bahwa titik-titik rawan sudah dipetakan secara rinci. "Kami sudah mengidentifikasi potensi titik rawan dan siap menghadapi tantangan tersebut,” tambahnya.

Terkait fasilitas keamanan, Djasman mengungkapkan adanya dua unit X-ray yang tersedia di terminal. Meski demikian, ia mengakui bahwa penggunaan alat tersebut belum maksimal.

“Kami belum bisa memastikan apakah X-ray ini berfungsi dengan baik, tapi kehadirannya jelas sangat penting untuk memfilter barang-barang yang tidak perlu dibawa ke atas kapal,” ujarnya.

Dengan peningkatan pengawasan dan fasilitas keamanan yang lebih baik, Pelni Baubau berharap dapat menciptakan pelayaran yang lebih aman dan nyaman selama musim Angkutan Lebaran 2026. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya