Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDAPATKAN penghasilan tambahan tanpa harus bekerja ekstra atau yang sering disebut gaji buta kini bukan lagi sekadar impian. Di tahun 2026, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi kunci bagi masyarakat yang ingin mengamankan aset sekaligus mendapatkan aliran dana segar setiap bulan secara otomatis.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah merancang jadwal penerbitan SBN Ritel sebanyak delapan kali sepanjang tahun 2026. Dengan target penghimpunan dana mencapai Rp150 triliun hingga Rp170 triliun, instrumen ini diprediksi tetap menjadi incaran karena menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dibandingkan bunga deposito bank konvensional.
Di tengah proyeksi penurunan suku bunga acuan (BI Rate) ke level 4,50%, produk perbankan seperti deposito akan mengalami penyesuaian bunga yang cenderung menurun. Sebaliknya, SBN Ritel seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) menawarkan kupon tetap (fixed rate) yang tidak akan berubah hingga jatuh tempo.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa keuntungan investasi ORI dan seri SBN lainnya begitu menggiurkan di tahun 2026:
Bagi Anda yang ingin menyusun strategi "gaji buta", mencatat jadwal adalah langkah pertama. Berikut adalah estimasi jadwal penawaran SBN Ritel 2026:
| Seri SBN | Estimasi Masa Penawaran |
|---|---|
| ORI029 | 26 Januari – 19 Februari 2026 |
| SR024 | 6 Maret – 15 April 2026 |
| ST016 | 8 Mei – 3 Juni 2026 |
| ORI030 | 6 Juli – 30 Juli 2026 |
| SR025 | 21 Agustus – 16 September 2026 |
| SBR015 | 28 September – 22 Oktober 2026 |
| ST017 | 6 November – 2 Desember 2026 |
Agar investasi Anda tetap likuid namun menghasilkan, gunakan strategi laddering. Jangan habiskan seluruh dana di satu seri. Bagilah modal Anda ke beberapa seri dengan tenor berbeda (misal: ORI tenor 3 tahun dan ORI tenor 6 tahun).
Sebagai gambaran, pada seri ORI029 yang terbit awal tahun ini, pemerintah menawarkan kupon 5,45% untuk tenor 3 tahun dan 5,80% untuk tenor 6 tahun. Jika Anda menempatkan dana Rp1 miliar pada ORI029 tenor 6 tahun, Anda akan menerima "gaji buta" bersih sekitar Rp4,35 juta setiap bulan setelah dipotong pajak.
1. Apakah SBN Ritel bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Untuk jenis ORI dan SR (tradable), Anda bisa menjualnya di pasar sekunder melalui mitra distribusi setelah masa holding period berakhir. Namun, untuk jenis SBR dan ST, terdapat fitur early redemption untuk mencairkan maksimal 50% saldo di tahun kedua.
2. Apa bedanya ORI dengan Sukuk Ritel (SR)?
ORI adalah obligasi konvensional, sedangkan SR adalah instrumen syariah yang menggunakan akad ijarah (sewa-menyewa). Keduanya sama-sama aman dan memberikan kupon bulanan.
3. Bagaimana cara membelinya?
Pembelian dilakukan 100% online melalui mitra distribusi resmi seperti Bank (BCA, Mandiri, BRI, dll), perusahaan sekuritas, atau platform fintech investasi (Bibit, Bareksa).
Cek jadwal lengkap SBN Ritel 2026 dan keuntungan investasi ORI. Strategi passive income aman dengan pajak rendah dan jaminan negara 100%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved