Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Cara Cerdas Dapat Gaji Buta tiap Bulan via SBN Ritel 2026

Media Indonesia
26/2/2026 11:47
Cara Cerdas Dapat Gaji Buta tiap Bulan via SBN Ritel 2026
Warga menunjukkan aplikasi Depo SBN saat peluncurannya di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.(Antara/Didik Suhartono)

MENDAPATKAN penghasilan tambahan tanpa harus bekerja ekstra atau yang sering disebut gaji buta kini bukan lagi sekadar impian. Di tahun 2026, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi kunci bagi masyarakat yang ingin mengamankan aset sekaligus mendapatkan aliran dana segar setiap bulan secara otomatis.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah merancang jadwal penerbitan SBN Ritel sebanyak delapan kali sepanjang tahun 2026. Dengan target penghimpunan dana mencapai Rp150 triliun hingga Rp170 triliun, instrumen ini diprediksi tetap menjadi incaran karena menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dibandingkan bunga deposito bank konvensional.

Mengapa Harus SBN Ritel di Tahun 2026?

Di tengah proyeksi penurunan suku bunga acuan (BI Rate) ke level 4,50%, produk perbankan seperti deposito akan mengalami penyesuaian bunga yang cenderung menurun. Sebaliknya, SBN Ritel seperti Obligasi Negara Ritel (ORI) menawarkan kupon tetap (fixed rate) yang tidak akan berubah hingga jatuh tempo.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa keuntungan investasi ORI dan seri SBN lainnya begitu menggiurkan di tahun 2026:

  • Keamanan Mutlak: Pembayaran pokok dan kupon dijamin 100% oleh Undang-Undang. Tidak ada risiko gagal bayar selama negara berdiri.
  • Pajak Lebih Rendah: Pajak kupon SBN hanya 10%, jauh lebih kecil dibandingkan pajak bunga deposito yang mencapai 20%. Ini membuat imbal hasil bersih (net) SBN jauh lebih tinggi.
  • Passive Income Bulanan: Kupon ditransfer langsung ke rekening investor setiap bulan, layaknya menerima gaji tambahan.
  • Modal Terjangkau: Anda bisa mulai berinvestasi hanya dengan Rp1.000.000.

Kalender Lengkap SBN Ritel 2026

Bagi Anda yang ingin menyusun strategi "gaji buta", mencatat jadwal adalah langkah pertama. Berikut adalah estimasi jadwal penawaran SBN Ritel 2026:

Seri SBN Estimasi Masa Penawaran
ORI029 26 Januari – 19 Februari 2026
SR024 6 Maret – 15 April 2026
ST016 8 Mei – 3 Juni 2026
ORI030 6 Juli – 30 Juli 2026
SR025 21 Agustus – 16 September 2026
SBR015 28 September – 22 Oktober 2026
ST017 6 November – 2 Desember 2026

Strategi "Laddering" untuk "Gaji Buta" Maksimal

Agar investasi Anda tetap likuid namun menghasilkan, gunakan strategi laddering. Jangan habiskan seluruh dana di satu seri. Bagilah modal Anda ke beberapa seri dengan tenor berbeda (misal: ORI tenor 3 tahun dan ORI tenor 6 tahun).

Sebagai gambaran, pada seri ORI029 yang terbit awal tahun ini, pemerintah menawarkan kupon 5,45% untuk tenor 3 tahun dan 5,80% untuk tenor 6 tahun. Jika Anda menempatkan dana Rp1 miliar pada ORI029 tenor 6 tahun, Anda akan menerima "gaji buta" bersih sekitar Rp4,35 juta setiap bulan setelah dipotong pajak.

People Also Ask (FAQ)

1. Apakah SBN Ritel bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Untuk jenis ORI dan SR (tradable), Anda bisa menjualnya di pasar sekunder melalui mitra distribusi setelah masa holding period berakhir. Namun, untuk jenis SBR dan ST, terdapat fitur early redemption untuk mencairkan maksimal 50% saldo di tahun kedua.

2. Apa bedanya ORI dengan Sukuk Ritel (SR)?
ORI adalah obligasi konvensional, sedangkan SR adalah instrumen syariah yang menggunakan akad ijarah (sewa-menyewa). Keduanya sama-sama aman dan memberikan kupon bulanan.

3. Bagaimana cara membelinya?
Pembelian dilakukan 100% online melalui mitra distribusi resmi seperti Bank (BCA, Mandiri, BRI, dll), perusahaan sekuritas, atau platform fintech investasi (Bibit, Bareksa).

Checklist Investasi SBN 2026

  • Pastikan sudah memiliki Single Investor Identification (SID).
  • Pantau jadwal penawaran di situs Kemenkeu atau aplikasi investasi.
  • Siapkan dana di Rekening Dana Nasabah (RDN) atau rekening bank terkait.
  • Pilih tenor yang sesuai dengan rencana keuangan (3 tahun vs 6 tahun).
  • Lakukan pemesanan di awal masa penawaran karena kuota nasional sering habis lebih cepat.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya