Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut operasional Kereta Cepat Whoosh kini telah memasuki tahap pengelolaan mayoritas oleh SDM Indonesia. Sebanyak 574 personel, termasuk penguatan dari KAI Group, telah menuntaskan proses handover sebesar 80% dan menjalankan sebagian besar fungsi operasional serta perawatan secara mandiri.
“Keberhasilan ini menjadi penanda kesiapan nasional dalam mengelola transportasi berkecepatan tinggi sekaligus langkah lanjut dalam penguatan kapasitas operator dalam negeri. Ditargetkan pada tahun ini operasional Whoosh dapat dijalankan 100% oleh tenaga lokal,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan yang dikutip, Rabu (25/2).
KAI memastikan transfer kompetensi berlangsung terarah. Disiplin keselamatan terjaga, serta standar operasional juga diklaim tetap konsisten.
“Penguasaan teknologi dan tata kelola modern terus berkembang seiring dengan peningkatan kualitas SDM nasional serta penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Anne.
Dari total 574 personel, 144 bertugas pada fungsi operasional, termasuk 66 masinis dan 31 petugas pusat kendali operasi yang mengatur perjalanan secara real time. Pada sisi perawatan sarana, 80 personel menjaga keandalan rangkaian kereta setiap hari.
Sementara 350 personel lainnya memastikan kesiapan jalur, jembatan, terowongan, sistem kelistrikan, persinyalan, dan komunikasi agar perjalanan berlangsung aman, stabil, dan tepat waktu.
Dalam fase transisi, KAI Group menugaskan 191 pegawai perbantuan yang terdiri atas 154 pegawai KAI Induk dan 37 pegawai KAI Commuter. Penempatan ini dirancang untuk memperkuat proses alih kompetensi sekaligus menjaga kesinambungan standar keselamatan dan kualitas layanan selama masa pengalihan tanggung jawab.
Proses transfer knowledge untuk masinis Whoosh juga berlangsung lebih cepat dari perencanaan awal. Jika di Tiongkok proses serupa dapat memerlukan waktu hingga tiga tahun, pada pengoperasian Whoosh tahapan tersebut diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.
“Percepatan ini dimungkinkan karena para masinis merupakan masinis KAI yang telah berpengalaman mengemudikan kereta konvensional dengan jam terbang minimal 3.000 jam atau setara 100.000 kilometer perjalanan,” paparnya.
KAI menyebut tahapan ini menjadi bagian penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia sekaligus menegaskan kemandirian Indonesia dalam mengoperasikan kereta cepat pertama di Asia Tenggara.
Anne menyebut penyelesaian handover ini mencerminkan kematangan SDM nasional dalam mengelola layanan berteknologi tinggi.
Menurutnya, kemandirian operasional Whoosh yang telah mencapai 80% menegaskan bahwa SDM Indonesia mampu mengelola teknologi kereta cepat dengan standar yang selaras dengan operator global.
“Kompetensi dan pengalaman yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam memastikan layanan terus berkembang secara profesional dan berdaya saing internasional, dengan target penuh 100% tenaga lokal pada tahun ini,” pungkasnya. (H-2)
Sepanjang 2025, total pemanfaatan BBM subsidi KAI tercatat 212.553.184 kiloliter.
PT Kereta Api Indonesia melakukan proses mediasi antara petugas passenger service Stasiun Rangkasbitung dan salah satu pengguna Commuter Line.
PT KAI telah membantu penerbitan 100 Nomor Induk Berusaha (NIB), 100 Izin PIRT, dan 100 Sertifikat Halal untuk UMKM binaan.
Daop 3 Cirebon telah mengganti rel baru sepanjang 2.700 meter. Daop 3 juga telah melakukan penggantian bantalan beton sebanyak 13.662 batang
PARA petani Kabupaten Lebak, Banten, menyambut positif pengoperasian gerbong kereta api (KA) petani dan pedagang di wilayahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved