Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dengan menyentuh level US$4.591 per troy ounce dan dinilai masih berpeluang melanjutkan tren penguatan dalam sepekan ke depan. Kenaikan harga emas global ini didorong oleh kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), arah kebijakan bank sentral, serta meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan dunia yang mendorong investor memburu aset aman.
Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi menjelaskan bahwa lonjakan harga emas dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian politik di AS. Ia menilai dinamika politik internal AS mulai menimbulkan kekhawatiran pasar, terutama terkait isu yang menyeret pimpinan bank sentral AS.
“Ketidakpastian politik ini membuat investor kembali mencari aset aman seperti emas,” ujar Ibrahim.
Kenaikan harga emas global tersebut turut diikuti oleh penguatan harga emas Antam di pasar domestik. Harga emas hari ini berada di level Rp2.651.000 per gram. Menurut Ibrahim, pergerakan harga emas dalam negeri tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas dunia, tetapi juga oleh faktor nilai tukar rupiah serta kondisi pasokan dan permintaan di dalam negeri.
Dari sisi teknikal, Ibrahim memaparkan bahwa jika terjadi koreksi harga, emas dunia memiliki level support pertama di 4.553 dolar AS per troy ounce, dengan harga Logam Mulia Antam berpotensi turun ke Rp2.620.000 per gram. Support kedua diperkirakan berada di kisaran 4.516 dolar AS per troy ounce, dengan harga emas domestik di sekitar Rp2.580.000 per gram.
Sebaliknya, apabila harga emas kembali menguat, resistance pertama emas dunia berada di level 4.650 dolar AS per troy ounce, yang berpotensi mendorong harga Logam Mulia Antam naik hingga Rp2.850.000 per gram. Sementara itu, resistance kedua diperkirakan berada di kisaran 4.700 dolar AS per troy ounce.
“Berarti dalam minggu ini ada kemungkinan besar harga emas dunia itu akan tembus di US$4.700. Logam Mulianya itu di Rp3.100.000,” kata Ibrahim.
Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa ketidakpastian politik di AS semakin meningkat seiring dengan isu yang melibatkan Ketua The Fed Jerome Powell, yang disebut-sebut mendapat tekanan menjelang masa pensiunnya pada Mei mendatang. Selain itu, Kejaksaan Agung AS dijadwalkan memanggil mantan Gubernur The Fed Lisa Cook untuk dimintai keterangan terkait pemecatannya oleh Presiden AS Donald Trump. Situasi ini dinilai berpotensi memanaskan dinamika politik AS pada Januari, bersamaan dengan isu perang dagang serta agenda politik besar lainnya, termasuk pemilihan anggota DPR AS pada kuartal I.
Dari sisi kebijakan moneter, meskipun data ketenagakerjaan AS menunjukkan adanya penambahan tenaga kerja, Ibrahim melihat masih terdapat indikasi pelemahan ekonomi. Kondisi tersebut membuka peluang penurunan suku bunga acuan lebih dari satu kali pada 2026. “Berarti kalau seandainya di akhir-akhir masa jabatan Powell ada dua kali penurunan suku bunga, ini juga cukup bagus bagi fluktuasi untuk harga emas dunia,” ujarnya.
Faktor geopolitik global turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Ketegangan di Timur Tengah, khususnya di Iran pasca demonstrasi besar-besaran, konflik Israel-Lebanon, serta potensi eskalasi di Eropa akibat perang Rusia-Ukraina, dinilai meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Sementara itu, penguatan harga emas Antam hari ini di dalam negeri juga dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah. Ibrahim memperkirakan rupiah berpotensi tertekan hingga kisaran Rp16.820 hingga Rp16.900 per dolar AS sampai akhir pekan ini. Selain faktor nilai tukar, ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan turut mendorong kenaikan harga emas domestik.
“Kemudian masalah supply dan demand pun juga sama. Permintaan cukup banyak di dalam negeri, barangnya juga tidak ada. Sehingga ini yang mendongkrak harga logam mulia kembali mengalami penguatan,” tuturnya. (Ant/E-3)
Instruksi ini menetapkan harga dasar singkong sebesar Rp1.350 per kilogram dengan potongan maksimal 30 persen, yang disesuaikan dengan kadar pati (aci) dalam bahan baku.
Harga emas Antam hari ini 19 Januari 2026 meroket ke level Rp 2.703.000 per gram. Cek rincian harga buyback dan list harga selengkapnya di sini.
Harga emas Antam hari ini 17 Januari 2026 turun ke Rp2.663.000 per gram. Simak daftar harga lengkap 0,5 gr - 1 kg dan harga buyback terbaru di sini.
Harga emas Antam hari ini masih terus melanjutkan tren lonjakan. Harga emas hari ini, pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, mengalami kenaikan signifikan.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
Harga emas Antam hari ini mencatatkan lonjakan signifikan, sekaligus memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved