Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Profil Happy Hapsoro: Sang Silent Tycoon di Balik Puan Maharani

 Gana Buana
09/1/2026 13:19
Profil Happy Hapsoro: Sang Silent Tycoon di Balik Puan Maharani
Profil Happy Hapsoro.(Dok. Instagram)

SOSOK Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro kembali mencuri perhatian pasar modal. Bukan hanya karena statusnya sebagai suami Ketua DPR RI Puan Maharani, melainkan karena manuver bisnisnya yang semakin agresif di sektor energi.

Dikenal sebagai "Silent Tycoon" yang jarang tampil di publik, Happy terus memperbesar imperium bisnisnya. Setelah sukses menjadikan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) sebagai pemain utama infrastruktur gas, kini portofolionya bertambah dengan kehadiran emiten baru: PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).

Artikel ini mengulas profil terkini Happy Hapsoro, termasuk bedah peta bisnisnya.

Latar Belakang: Pewaris Naluri Bisnis

Happy Hapsoro adalah putra dari Bambang Sukmonohadi, pengusaha properti senior yang disegani. Menikah dengan Puan Maharani pada 1998, Happy memilih jalur yang berbeda dari sang istri.

Jika Puan fokus di panggung politik, Happy bergerak senyap membangun jaringan bisnis yang kokoh melalui kendaraan investasi PT Basis Utama Prima (BUP).

Portofolio Energi: Duet Maut RAJA dan RATU

Sektor energi menjadi tulang punggung kekayaan Happy Hapsoro. Di tahun 2025-2026, fokus bisnisnya terbagi menjadi dua entitas publik utama yang saling bersinergi:

1. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

RAJA tetap menjadi kapal induk bisnis Happy. Fokus utamanya adalah midstream dan downstream migas, meliputi distribusi gas, penyediaan pipa, hingga pengelolaan air bersih. Stabilitas pendapatan RAJA berasal dari kontrak jangka panjang dengan BUMN dan swasta.

2. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)

Inilah entitas yang menjadi sorotan terbaru para investor. RATU, yang sebelumnya merupakan entitas anak usaha, kini melantai di bursa sebagai emiten mandiri yang fokus pada sektor hulu migas (upstream).

Mengapa RATU begitu strategis? Berikut fakta kuncinya:

  • Penguasa Blok Cepu: Melalui anak usahanya, RATU memegang Participating Interest (PI) di Blok Cepu, salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia yang dioperatori oleh ExxonMobil. Ini menjadikan RATU sebagai "mesin uang" yang mencetak pendapatan dari produksi minyak nasional.
  • Ekspansi Selat Madura: Pada akhir 2025, RATU melakukan aksi korporasi besar dengan mengakuisisi SMS Development Limited. Langkah ini memberi RATU akses kepemilikan di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), memperluas cengkeramannya ke ladang gas di Selat Madura.
  • Kinerja Saham: Sejak melantai di bursa, saham RATU kerap menjadi incaran investor karena dividen potensial dari arus kas minyak yang kuat serta sentimen kenaikan harga energi global.

Peta Bisnis Lainnya (Properti & Hospitality)

Selain sektor energi yang menjadi primadona, Happy Hapsoro juga mendiversifikasi kekayaannya ke sektor gaya hidup dan properti melalui beberapa emiten berikut:

Kode Saham Nama Perusahaan Aset & Fokus Bisnis
MINA PT Sanurhasta Mitra Tbk Pengelola The Santai, resor vila eksklusif di Umalas, Bali.
PSKT PT Red Planet Indonesia Tbk Jaringan hotel bujet yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.
CBRE PT Cakra Buana Resources Energi Tbk Bergerak di sektor angkutan laut (shipping) untuk komoditas curah.

Gaya Bisnis: High Risk, High Reward

Karakter bisnis Happy Hapsoro dikenal taktis. Ia berani mengambil alih perusahaan yang sedang undervalued atau membutuhkan restrukturisasi, lalu menyuntikkan modal dan aset baru (seperti kasus backdoor listing atau rights issue). Kehadiran saham RATU membuktikan visinya untuk tidak hanya bermain di infrastruktur penunjang, tetapi langsung memegang aset produksi minyak yang vital bagi negara.

Meskipun namanya besar, Happy tetap konsisten dengan profil rendah hati, membiarkan kinerja saham-sahamnya yang "berbicara" di lantai bursa. (Z-10)

Disclaimer: Data disajikan untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya