Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Desember 2025 terjadi inflasi bulanan (m-to-m) sebesar 0,64% atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 109,22 pada November 2025 menjadi 109,92 pada Desember 2025. Angka itu lebih tinggi dari inflasi bulanan pada November 2025 sebesar 0,17%.
“Kelompok pengeluaran menyumbang inflasi bulanan terbesar yaitu adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,66% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,48%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Senin (5/1).
Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,17%, kemudian daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,09%.
Berikutnya bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,07%, ikan segar dengan andil inflasi sebesar 0,04%, serta telur ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,03%.
Komoditas lain yang juga memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan dengan andil inflasi sebesar 0,07%, kemudian bensin dengan andil inflasi sebesar 0,03%, dan tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,02%. Selain itu terdapat juga komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada Desember 2025 yaitu cabai merah dengan andil deflasi sebesar 0,03%.
Dilihat sebaran inflasi bulanan menurut wilayah, seluruh provinsi mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Aceh yaitu sebesar 3,60%. Adapun inflasi terendah terjadi di Maluku Utara yaitu sebesar 0,05%.
Pudji menyampaikan tinjauan khusus terkait historis inflasi khususnya bulan Desember. Dalam lima tahun terakhir, katanya, tingkat inflasi yang tinggi umumnya terjadi pada periode-periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional atau HBKN, momen puasa, Lebaran, dan juga perayaan Natal dan Tahun Baru (libur Nataru).
“Secara historis, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi terbesar di setiap Desember,” ujarnya. (E-3)
Menurut Farhan jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, jumlah wisatawan pada Desember mengalami kenaikan sekitar 25 persen.
Survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, Jateng dan DIY menjadi salah satu daerah tujuan utama masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru/Nataru 2025-2026.
KUNJUNGAN wisatawan ke Kota Cirebon pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami penurunan.
Angka ini berasal dari total volume penumpang WNA baik yang berangkat maupun datang di seluruh stasiun wilayah Daop 6.
Keputusan untuk melanjutkan operasional KA tambahan pada masa angkutan Nataru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap tren pergerakan penumpang
MENUTUP libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bandara Adisutjipto Yogyakarta resmi mengakhiri Posko Pelayanan Angkutan Udara pada hari Senin (5/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved