Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BSN Resmi Beroperasi Nasional usai Spin-off

Ade Hapsari Lestarini 
23/12/2025 15:48
BSN Resmi Beroperasi Nasional usai Spin-off
PT Bank Syariah Nasional (BSN) resmi mulai beroperasi secara nasional pada Senin (22/12).(Instagram)

PT Bank Syariah Nasional (BSN) resmi mulai beroperasi secara nasional pada Senin (22/12) setelah menyelesaikan proses spin-off dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Operasional BSN berjalan serentak di seluruh jaringan kantor cabang di Indonesia.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, mengatakan dimulainya operasional nasional menandai fase baru perseroan dalam memperluas bisnis perbankan syariah. BSN menargetkan peran sebagai katalisator pertumbuhan industri perbankan syariah nasional.

“Mulainya layanan BSN secara nasional menunjukkan bahwa seluruh proses transformasi berjalan sesuai rencana. Ini menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Alex usai melayani nasabah di Kantor Cabang BSN Jakarta Harmoni, Senin (22/12).

BSN resmi berdiri setelah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada November 2025. Bank ini merupakan hasil penggabungan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN dengan Bank Victoria Syariah.

Menurut Alex, potensi pengembangan perbankan syariah di Indonesia masih sangat besar, khususnya pada produk di luar pembiayaan perumahan seperti tabungan emas, tabungan haji dan umrah, serta gadai emas. Peluang tersebut didukung oleh jumlah penduduk Muslim Indonesia yang mencapai 242,7 juta jiwa.

Data Indeks Inklusi Keuangan Syariah yang masih berada di level 12,88% berbanding terbalik dengan Indeks Literasi Keuangan Syariah yang telah mencapai 39,11% pada 2024. Kondisi tersebut menunjukkan tantangan utama industri berada pada kemudahan akses layanan.

Untuk menjawab tantangan itu, BSN mengembangkan layanan berbasis digital serta memperkuat jaringan fisik yang terdiri dari 35 kantor cabang syariah, 76 kantor cabang pembantu syariah, dan 589 kantor layanan syariah di berbagai daerah.

“Kami mengombinasikan layanan digital dan jaringan kantor agar produk syariah semakin mudah diakses masyarakat dan pelaku usaha,” kata Alex.

Dari sisi kinerja, berdasarkan laporan keuangan September 2025 saat masih berstatus sebagai UUS BTN, pembiayaan yang disalurkan tercatat tumbuh 19,7% secara tahunan menjadi Rp51,1 triliun. Dana pihak ketiga juga meningkat 19,3% menjadi Rp56,9 triliun.

Aset perseroan tercatat sebesar Rp68,4 triliun per 30 September 2025, naik 18,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah penggabungan dengan Bank Victoria Syariah, total aset BSN mencapai Rp71,3 triliun per November 2025, menjadikannya bank umum syariah terbesar kedua di Indonesia.

Terkait nasabah, manajemen memastikan proses transisi dari UUS BTN ke BSN tidak berdampak pada layanan. Nasabah tetap dapat menggunakan produk dan layanan seperti biasa tanpa perubahan administrasi.

“Keamanan dan kenyamanan nasabah tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkas Alex. (MGN/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik