Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Harga Hunian Syariah Kian Kompetitif

M Ilham Ramadhan Avisena
24/11/2025 15:20
Harga Hunian Syariah Kian Kompetitif
Groundbreaking Grand Tamrin City Makassar(Nusantara Property Land)

Soft launching dan groundbreaking Grand Tamrin City memberi sinyal baru terkait persaingan harga dan model pembiayaan di pasar properti Makassar, Sulawesi Selatan. Di tengah stagnasi penjualan hunian konvensional, proyek kolaborasi PT Butta Mamminasata Sharia dan PT An-Nahl Berkah Utama ini menonjol lewat skema tanpa riba, tanpa denda, dan tanpa sita, format yang belakangan menjadi alternatif bagi pembeli yang tertekan biaya cicilan perumahan.

Grand Tamrin City merupakan proyek ketiga konsorsium tersebut setelah Grand Pangeran City. Berbeda dari proyek sebelumnya yang lebih menekankan citra kawasan, proyek baru ini mencoba masuk melalui pendekatan affordability dan kepastian transaksi. Pendekatan itu yang membuat pasar hunian syariah tumbuh agresif di Makassar ketika sebagian pengembang konvensional kesulitan mengerek penjualan.

CEO PT Nusantara Property Land Usman Saleh menilai momentum ini sebagai dampak langsung dari kebutuhan masyarakat atas skema pembiayaan yang lebih ringan dan tidak menambah beban dalam jangka panjang.

"Perumahan syariah bukan hanya tentang transaksi tanpa riba, tetapi tentang menghadirkan rasa aman dan keberkahan bagi setiap keluarga," ujarnya dikutip pada Senin (24/11).

Direktur Utama PT Butta Mamminasata Sharia Muhammad Jalil menambahkan, stabilitas harga menjadi salah satu faktor yang membuat model syariah semakin diminati. "Keunggulan perumahan syariah adalah transparansi, ketenangan, dan keadilan dalam setiap prosesnya," kata dia.

Di Makassar, sejumlah konsumen memilih skema syariah karena cicilan yang bersifat flat dan tidak mengalami kenaikan seperti skema KPR konvensional. Ini membuat persaingan harga hunian syariah kian tajam, apalagi pengembang mulai menyesuaikan desain serta fasilitas agar setara dengan perumahan non-syariah.

Direktur Operasional PT Nusantara Property Land Junaedi Abdul Salam melihat peluang tersebut akan terus meluas. "Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi pusat hunian syariah di Indonesia Timur," ucapnya.

Dengan dua proyek sebelumnya yang diklaim laris, Grand Tamrin City diproyeksikan menjadi bagian dari gelombang baru yang menekan harga dan mendorong pengembang lain mengubah strategi pembiayaan. Pasar hunian syariah pun semakin kompetiti dan persaingan itu yang kini menentukan arah industri properti di Makassar. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya