Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Hilirisasi dan Industrialisasi Bawa Indonesia Keluar dari Middle-Income Trap

Indrastuti
22/11/2025 15:26
Hilirisasi dan Industrialisasi Bawa Indonesia Keluar dari Middle-Income Trap
Ilustrasi(Dok Ist)

HILIRISASI dan industrialisasi merupakan instrumen utama kedaulatan ekonomi yang akan membawa Indonesia keluar dari middle-income trap.

Hal itu disampaikan penulis buku Dany Amrul Ichdan dalam karya buku terbarunya berjudul Indonesia Naik Kelas saat acara peluncuran buku, di Jakarta, Jumat (21/11).

Ia memaparkan buku tersebut menghadirkan peta jalan pertumbuhan ekonomi 8% selama delapan tahun ke depan yaitu mulai 2025 hingga 2033. Peta jalan pertumbuhan ekonomi itu dibangun melalui industrialisasi, hilirisasi, dan konsistensi kebijakan nasional.

"Indonesia Naik Kelas bukan hanya agenda ekonomi, tetapi peta jalan peradaban bangsa. Saya menilai hilirisasi dan industrialisasi ini bisa membawa Indonesia keluar dari middle-income trap," papar Dany.

Ia melanjutkan dalam buku tersebut diperkenalkan The Dai Concept yang terdiri dari Distinctive, Adaptive, Inclusive.

"Konsep distinctive, adaptive, dan inclusive ini merupakan nilai dasar pembangunan nasional yang menekankan keunggulan domestik, ketangguhan menghadapi perubahan global, serta pemerataan manfaat bagi seluruh rakyat," jelasnya.

Dany juga menguraikan dalam buku tersebut tentang delapan akselerator pertumbuhan, mulai dari investasi berkualitas, kawasan industri inovatif, reformasi fiskal, hingga ekspor bernilai tinggi.

Menurut dia, hilirisasi bukan sekadar pembangunan smelter, melainkan transformasi menuju penguasaan rantai nilai global.

“Kita memasuki era delapan tahun stabilitas momentum emas untuk pembangunan industri Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap buku Indonesia Naik Kelas tersebut menjadi rujukan strategis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat yang ingin memahami arah pembangunan Indonesia dalam menghadapi perubahan global. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya