Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pembangunan Lotte Chemical di Cilegon Harus Libatkan Pekerja Lokal

Naufal Zuhdi
15/11/2025 18:08
Pembangunan Lotte Chemical di Cilegon Harus Libatkan Pekerja Lokal
Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam agenda peresmian new ethylene project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) Cilegon, Banten.(Antara)

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyoroti aspek ketenagakerjaan dalam proyek pembangunan Lotte Chemical Indonesia New Ethylene (LINE Project) di Cilegon, Banten. Ia menegaskan pentingnya memastikan penyerapan tenaga kerja lokal dalam setiap tahap pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

“Kami memandang proyek ini bukan hanya sebagai investasi industri, tetapi juga sebagai peluang besar untuk memperkuat kualitas tenaga kerja nasional. Kesejahteraan, keselamatan, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas utama,” ujar Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (15/11).

Proyek LINE yang digarap PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 40.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung selama masa konstruksi dan operasional. Yaahya meyakini angka tersebut dapat menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten dan sekitarnya.

Seperti diketahui, pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon baru saja diresmikan pemerintah pada 6 November 2025, setelah sempat mangkrak selama enam tahun sejak 2016. Kemudian, pembangunan fisiknya kembali berjalan pada awal 2022 dan ditargetkan rampung pada 2025, dengan nilai investasi yang meningkat dari US$3,9 miliar menjadi US$4 miliar atau sekitar Rp63 triliun yang menjadikan proyek tersebut sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara.

Hasil produksi dari pabrik ini nantinya akan menggantikan sekitar 70% bahan kimia impor yang selama ini dibutuhkan industri nasional, sementara 30% sisanya akan diekspor ke pasar internasional. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan industri nasional, tetapi juga memperkuat neraca perdagangan Indonesia.

Dari sisi ketenagakerjaan, proyek hasil kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan ini telah menyerap 17.000 pekerja pada tahap konstruksi, dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga total 40.000 tenaga kerja pada fase operasional.

Menyoroti hal itu, Yahya meminta agar pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi lebih intensif dengan pihak manajemen PT Lotte Chemical Indonesia guna memastikan tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama, baik dalam posisi teknis maupun manajerial.

“Kami mendorong agar proyek ini tidak hanya menjadi etalase investasi asing, tetapi juga menjadi ladang pembelajaran dan peningkatan kompetensi bagi tenaga kerja Indonesia,” tegas dia.

Menurutnya, proyek-proyek berskala nasional seperti Line Project harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.

“Ketenagakerjaan lokal harus menjadi tulang punggung PSN seperti ini,” pungkasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya