Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berharap agar pada tahun depan akan ada lebih banyak bank yang turut membiayai kredit program perumahan (KPP) atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan.
"Kami optimistis di tahun 2026 akan semakin banyak bank yang berpartisipasi di kredit program perumahan ini atau KUR perumahan yang saat ini baru 17 bank yang menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian PKP," ucap Direktur Pembiayaan Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Buhari Sirait pada acara Inabank Investment & Property Outlook: Peluang dan Tantangan Bisnis Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (12/11).
Ia menjelaskan, saat ini masih ada bank-bank yang belum bisa secara nyata untuk melakukan program kredit perumahan karena masih membutuhkan waktu dalam membuat sistem.
Selain itu, Kementerian PKP juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi ke berbagai daerah kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya penerima manfaat agar KPP bisa dimanfaatkan secara optimal pada 2026 mendatang. (Fal)
Gubernur DKI Pramono Anung sebut banyak Gen Z Jakarta takut menikah karena harga rumah mahal. Program kredit perumahan jadi solusi.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya memperluas jangakuan pasar, termasuk untuk segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
OJK menegaskan meski masyarakat memiliki skor kredit Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) jelek, tetap diperbolehkan mengambil KPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved