Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

7 Daerah Penghasil Intan Terbesar di Indonesia

Muhammad Ghifari A
10/11/2025 20:33
7 Daerah Penghasil Intan Terbesar di Indonesia
Daerah penghasil Intan terbesar di Indonesia.(Dok. Ampproject)

INDONESIA, sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam, dikenal dengan deposit intan berkualitas tinggi. Artikel ini mengulas secara mendalam tentang wilayah-wilayah utama penghasil intan di Indonesia, dengan fokus pada konteks geologis, sejarah penambangan, serta fakta-fakta menarik seputar tambang intan di tanah air.

1. Kalimantan Utara

Kalimantan Utara memiliki sejarah geologis yang kaya, dengan formasi batuan purba yang mendukung terbentuknya deposit intan. Wilayah ini sangat potensial untuk penemuan intan lebih lanjut.

  • Jenis Intan Dominan: Perhiasan
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Ya), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Belum ada intan bersejarah spesifik, namun potensi geologisnya menjanjikan penemuan besar di masa depan.

2. Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah memiliki hutan tropis yang lebat dan kekayaan bawah tanah berupa deposit intan. Formasi geologis daerah ini memberikan kondisi ideal bagi pembentukan intan.

  • Jenis Intan Dominan: Industri, Perhiasan
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Ya), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Berlian Borneo Queen, 120 karat (Ditemukan tahun 2007)

3. Kalimantan Barat

Dikenal dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayatinya, Kalimantan Barat juga kaya akan sumber daya mineral, termasuk intan yang didapatkan dari sungai-sungai aluvial.

  • Jenis Intan Dominan: Industri
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Ya), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Berlian Sultan, 95 karat (Penemuan penting yang menunjukkan sejarah panjang penambangan intan di daerah ini)

4. Intan Martapura, Kalimantan Selatan

Martapura, yang dikenal sebagai "Kota Intan," adalah pusat perdagangan intan terkemuka di Indonesia. Tanah vulkanik yang terbentuk dari letusan gunung berapi purba menciptakan kondisi ideal untuk deposit intan.

  • Jenis Intan Dominan: Perhiasan
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Tidak), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah:
  • Berlian Cempaka, 109 karat (1964)
  • Berlian Kalsel, 86 karat (1985)

5. Kalimantan Timur

Kalimantan Timur, yang juga dikenal dengan kekayaan batu bara dan minyaknya, memiliki deposit intan yang berasal dari lapisan batuan purba yang kaya karbon.

  • Jenis Intan Dominan: Industri, Perhiasan
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Ya), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Berlian Majapahit, 134 karat (Ditemukan tahun 2003)

6. Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah memiliki latar belakang geologis yang sangat beragam, menciptakan potensi untuk penemuan intan meskipun belum sebesar di Kalimantan.

  • Jenis Intan Dominan: Industri
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Tidak), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Berlian Garuda, 88 karat (Ditemukan tahun 2011)

7. Lampung

Lampung, yang terletak di ujung selatan Sumatera, memiliki potensi geologis untuk pembentukan intan berkat sejarah vulkaniknya. Erosi material kaya karbon akibat aktivitas vulkanik di daerah ini mendukung terbentuknya intan.

  • Jenis Intan Dominan: Industri, Perhiasan
  • Aktivitas Penambangan: Perusahaan Aktif (Tidak), Artisanal Aktif (Ya)
  • Temuan Bersejarah: Berlian Krakatau, 102 karat (Ditemukan tahun 1998)

Kesimpulan

Indonesia adalah negara dengan kekayaan mineral yang luar biasa, dan industri intan di sini terus berkembang dengan teknologi penambangan yang semakin maju. Setiap wilayah penghasil intan memiliki ciri khas geologis yang memberikan kontribusi besar bagi keberagaman dan kekayaan sumber daya mineral Indonesia.

Teknologi eksplorasi yang terus berkembang membuka peluang untuk penemuan deposit intan baru di masa depan, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penghasil intan terbesar di dunia. (Promining TM/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya