Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemerintah Dorong Koperasi Dapat Pembiayaan LPDB

Naufal Zuhdi
08/11/2025 03:25
Pemerintah Dorong Koperasi Dapat Pembiayaan LPDB
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah (kiri).(MI/Naufal Zuhdi)

WAKIL Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan pihaknya terus mendorong  untuk bisa memberikan pembiayaan juga sekaligus pendampingan pada koperasi-koperasi yang intens pada penyediaan bahan pangan, khususnya untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

"Itu kita lakukan agar koperasi-koperasi tersebut bisa menangkap peluang pasar yang hari ini ada," kata Wamenkop, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/11).

Oleh karena itu, lanjut Farida, pihaknya akan melakukan relaksasi aturan terkait pembiayaan LPDB. "Kita akan mengkaji ulang akan hal itu, untuk percepatan pembiayaannya," imbuhnya.

Ia menyampaikan, saat ini ada sekitar kurang lebih 500 Kopdes/Kel Merah Putih sebagai pilot project yang akan dimagangkan di enam titik wilayah.

"Ini salah bentuk upaya kita untuk melakukan pendampingan secara serius. Tujuannya, ketika nanti bangunannya sudah ada, mereka sudah siap untuk melakukan bisnis," jelas Wamenkop.

Keenam titik magang itu adalah Koperasi Konsumen Pondok Pesantren At-Ittifaq (Bandung), ada 114 Kopdes Merah Putih yang dimagangkan di koperasi pertanian tersebut.

"Menariknya, Kopontren At-Ittifaq ini juga punya dapur MBG dan memasok lima SPPG," beber Farida.

Adapun koperasi tempat pemagangan lainnya adalah Koperasi Konsumen dan Pembiayaan Syariah Ponpes Sunan Drajat (Lamongan, Jatim) dengan bentuk usaha jasa, ada 80 Kopdes/Kel Nerah Putih. Kemudian, KUD Mino Saroyo di Cilacap yang bergerak di sektor perikanan. Berikutnya, Koperasi Produsen Marindo Citra Bahari di Maros yang menjadi tempat magang bagi 80 peserta Kopdes/Kel Merah Putih.

Di sisi lain, juga ada Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung (Malang, Jatim), salah satu koperasi eksisting penyuplai susu ke SPPG yang ada di sekitarnya.

"Ini koperasi peternakan dari mulai pembenihan hewan sapi, dikembangkan juga disitu. Lalu, susunya diproduksi, bahkan sudah punya beberapa toko ritel untuk memasarkan produk olahan susunya," jelasnya.

Berikutnya, Koperasi Ponpes Husnul Khotimah di Kuningan, Jabar, dengan unit usaha jasa serba usaha yang diikuti 80 Kopdes/Kel Merah Putih sebagai peserta magang.

Meski begitu, Farida mengungkapkan pihaknya tidak akan melepaskan Kopdes/Kel Merah Putih tersebut berjalan dengan sendiri dan usahanya masing-masing. "Kemenkop akan terus mendampingi, termasuk kita akan memetakan setiap daerah ini punya basic masing-masing," pungkas dia. (Fal/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya