Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA Hal C Jakarta International Expo tampak ramai dan penuh antusiasme ketika Pameran Produk Retail Unggulan Internasional Indonesia (Chengdu) 2025 resmi dibuka.
Pameran yang digelar oleh Komite Kota Chengdu dari China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) bersama Kamar Dagang Internasional Chengdu dan Chengdu Green Events New Economy Innovation Center itu menandai langkah besar Kota Chengdu dalam memperkuat kerja sama ekonomi lintas negara, khususnya dengan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Sebagai bagian dari inisiatif global “Produk Chengdu Go Global”, pameran ini langsung menarik perhatian lebih dari 10.000 pembeli di hari pertama.
Mengusung tema “Membantu Merek Go Global dan Terkoneksi secara Akurat dengan Transformasi”, pameran ini menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari perlengkapan rumah tangga, fashion, makanan dan minuman, hingga teknologi dan perangkat elektronik. Berbagai aktivitas interaktif seperti undian check-in dan demo produk membuat area pameran semakin hidup.
Puluhan perusahaan asal Chengdu memamerkan inovasi mereka di sektor makanan sehat, peralatan rumah pintar, hingga furnitur modern. Para pembeli Indonesia terlihat aktif berdiskusi langsung dengan peserta pameran, membuka peluang kerja sama jangka panjang yang konkret.
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah zona pameran promosi produk unggulan, tempat enam perusahaan pilihan menampilkan produk terbaik mereka.
Produk-produk tersebut tidak hanya dipamerkan selama acara berlangsung, tetapi juga akan terus ditampilkan di galeri luar negeri Chengdu di Jakarta, yang berfungsi sebagai platform promosi berkelanjutan bagi pembeli lokal.
“Mekanisme pameran ini dirancang bukan hanya untuk mempertemukan penjual dan pembeli, tetapi juga untuk membangun jembatan kerja sama jangka panjang antarnegara. Kami ingin memastikan transaksi yang efisien saat pameran dan peluang kolaborasi berkesinambungan setelahnya,” ujar Ketua Panitia dari Sichuan UNI Events Co., Ltd Sun Songfeng.
Selain pameran, acara docking dan pertukaran bisnis turut digelar untuk mempertemukan pelaku usaha Chengdu dengan perwakilan lembaga otoritatif Indonesia, seperti Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta, Gabungan Perusahaan Makanan & Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi), serta Pusat Bisnis Indonesia–Tiongkok.
Para pejabat menyoroti potensi besar sinergi antara Chengdu dan Indonesia, terutama dalam bidang perdagangan, rantai pasok pangan, dan produk konsumen.
Kerja sama strategis juga terjalin antara Kawan Lama Group dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dengan perusahaan-perusahaan Chengdu. Kolaborasi ini membuka peluang distribusi untuk lebih dari 30.000 swalayan di Indonesia, mencakup produk kecantikan, makanan, dan furnitur.
Pameran Chengdu 2025 membuktikan bahwa kolaborasi ekonomi antara Tiongkok dan Indonesia terus tumbuh dengan semangat keterbukaan dan inovasi.
Dari aula pameran yang penuh transaksi hingga jalinan kemitraan jangka panjang, Chengdu menunjukkan perannya sebagai kota yang siap menjadi “Pusat Hubungan Internasional Kawasan Barat”, membuka masa depan bersama yang saling menguntungkan bagi kedua negara. (Z-1)
Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan pesawat tempur Chengdu J-10 buatan China akan segera dibeli oleh Indonesia.
Keempat pelukis tersebut adalah Elsiwi Oratmangun, Emmy Go, Suharmanto dan Mas Hedi Suryatna.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan global dan tantangan struktural, termasuk masuknya produk baja impor berharga rendah yang menekan daya saing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved