Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa belum lama ini menyoroti tingginya dana milik pemerintah daerah yang masih mengendap di bank dan kas daerah, sementara perekonomian nasional membutuhkan dorongan belanja untuk memperkuat daya beli masyarakat. Sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) setiap tahun tercatat menumpuk dalam jumlah triliunan rupiah, menunjukkan masih rendahnya efektivitas penyaluran belanja pemerintah daerah ke sektor produktif yang menyentuh masyarakat.
Pemerintah pusat saat ini sedang mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tekanan global. Karena itu, belanja daerah diharapkan dapat lebih cepat terealisasi untuk memperkuat aktivitas usaha dan menjaga konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang utama PDB Indonesia.
Menanggapi kondisi dana pemda mengendap di perbankan ini, Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM, Dr. Evi Noor Afifah, S.E., M.S.E.,menjelaskan bahwa fenomena dana mengendap bukan sepenuhnya baru dan perlu dilihat secara runtut dalam pola tahunannya.
“Kita perlu cermati data series-nya. Jika memang berpola, maka itu adalah siklus transfer ke daerah dan belanjanya. Berbagai proyek sering kali polanya seperti huruf S sesuai dengan termin pembayarannya,” tuturnya, Jumat (24/10) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.
Dikatakan percepatan realisasi belanja tidak hanya penting dari sisi ekonomi jangka pendek, tetapi juga memastikan program pembangunan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.“Fungsi belanja pemerintah adalah mengalirkan dana ke berbagai aktivitas ekonomi. Kalau dibelanjakan sesuai peruntukannya, maka efek penggandanya akan bergerak ke sektor-sektor lain,” ungkapnya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa penyerapan anggaran yang cepat saja tidak cukup. Sebab, untuk mewujudkan berbagai capaian pembangunan yang diharapkan, anggaran belanja merupakan syarat penting. Namun itu saja tidak cukup.
“Belanja pemerintah harus berkualitas, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi publik,” tegasnya. Dengan mendorong percepatan realisasi belanja daerah yang efektif dan strategis, pemerintah diharapkan mampu memperkuat stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. (H-2)
PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah melaporkan Bank SumselBabel (BSB) ke Polda Babel terkait kesalahan input data dana mengendap senilai Rp2,1 triliun.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur memastikan dana yang diduga mengendap di bank sebesar Rp6,2 triliun sudah sesuai dengan prosedur.
ANGGOTA Komisi XI DPR RI Amin Ak mendorong penerapan strategi 'Akselerasi Anggaran Awal Tahun (AAA)' di seluruh daerah untuk mengatasi persoalan dana pemda yang mengendap di perbankan.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penyimpanan kas daerah dalam bentuk giro merupakan pilihan yang tepat dan terbaik.
Pola musiman penyaluran transfer ke daerah dan perilaku belanja triwulan IV turut memperlebar selisih antarperiode.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Integrasi data layanan kesehatan menjadi bagian dari ekosistem respons kebencanaan berbasis pengetahuan yang dikembangkan untuk pengambilan keputusan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved