Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP, Rokhmin Dahuri, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan masyarakat pesisir. Dalam agenda reses di Daerah Pemilihan VIII Jawa Barat, ia bersama perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Dalam kunjungan tersebut, Rokhmin menekankan tiga indikator utama keberhasilan program kampung nelayan.
Pertama, kata dia, peningkatan pendapatan nelayan dan kesejahteraan keluarganya, Kedua, soal nkebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir. Ketiga keberlanjutan usaha perikanan.
“Kalau tiga hal ini tercapai, maka pembangunan kampung nelayan bisa kita katakan berhasil dan layak jadi model nasional,” kata Rokhimin dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/10).
Rokhmin menegaskan pentingnya dukungan menyeluruh terhadap pembangunan kampung nelayan, mulai dari hulu hingga hilir. Ia mendorong KKP untuk berperan sebagai koordinator utama dalam membangun ekosistem perikanan terpadu.
“KKP bersama Pemda harus hadir membawa solusi nyata. Mulai dari pendataan pendapatan ABK dan kapal, menghadirkan pembeli langsung dari industri, hingga memastikan infrastruktur seperti dok kapal, pabrik es, SPBU nelayan, dan pelelangan (PPI Baro) tersedia dan berfungsi optimal,” jelasnya.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Trian Yunanda; Inspektur II Lutfi; Kepala PPN Kejawanan Yusuf Fathanah; serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cirebon Sudiharjo.
Desa Gebang Mekar merupakan satu dari 65 lokasi yang dipilih pemerintah untuk program strategis ini, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan dan ditargetkan rampung pada 24 Desember 2025. (P-4)
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, perikanan skala kecil adalah penyangga kesejahteraan pesisir dan ketahanan pangan.
Nelayan merupakan garda terdepan dalam mendapatkan kebutuhan pokok masyarakat.
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved