Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta masih kosong. Seorang petugas SPBU Shell Cikini di Jakarta, mengatakan, semua jenis BBM Shell kosong. V-Power dan V-Power Nitro bahkan sudah kosong sejak tiga hari terakhir.
Ketiadaan distribusi ditengarai menjadi penyebab utama langkanya stok BBM di SPBU swasta. Petugas pun belum bisa memastikan kapan pasokan akan kembali normal.
“Pasokan BBM sedang tidak ada, kami juga masih menunggu kabar dari pusat. Untuk saat ini belum ada kepastian kapan stok datang,” ujar petugas SPBU Shell di Cikini yang enggan disebutkan namanya itu kepada Media Indonesia, Senin (15/9).
Kondisi ini membuat banyak warga bertanya-tanya. Beberapa pengendara terlihat memilih keluar lagi untuk mencari SPBU lain. Kekosongan BBM di SPBU swasta menjadi perhatian tersendiri, mengingat masyarakat selama ini memiliki alternatif bahan bakar selain Pertamina.
“Biasanya saya isi di sini karena lebih dekat dari rumah. Tapi sudah beberapa kali kosong, jadi terpaksa harus cari ke tempat lain,” kata Rudi, salah satu pengendara yang ditemui di SPBU Shell Cikini.
Media Indonesia berusaha menghubungi
call center BP di nomor 811-1990-0606 untuk menanyakan stok BBM. Lewat pesan singkat dijelaskan, untuk stok BP Ultimate kosong di semua SPBU BP yang berada di Jabodetabek.
"Mohon maaf bapak/ibu, berdasarkan informasi dari tim pusat, BP Ultimate masih belum tersedia di wilayah Jabodetabek karena adanya kendala keterbatasan stok," tulisnya.
Saat ini, BP belum dapat memastikan kapan stok BBM tersebut akan tersedia kembali. Sementara, berdasarkan informasi dari tim pusat BP, untuk produk BP 92 masih tersedia di SPBU BP Grand Wisata dan SPBU BP Mustika Vida untuk wilayah Bekasi sebagai saran lokasi terdekat dari wilayah Jakarta Timur. (H-3)
Kementerian ESDM telah menetapkan alokasi tambahan sebesar 10% bagi kuota BBM swasta, sehingga totalnya menjadi 110% pada tahun ini.
Stok BBM di sejumlah SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo mulai kosong sejak Agustus 2025. Hingga awal Oktober, hanya tersisa sedikit SPBU yang masih beroperasi penuh.
Pertamina akan bekerja keras untuk bisa mengembalikan kepercayaan konsumen karena adanya kasus tata kelola hukum di Pertamina.
DIREKTUR Utama PT Pertamina (Persero) melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto rencana distribusi BBM tambahan yang rencananya akan diimpor melalui Pertamina untuk SPBU swasta.
Pengamat menyebut kesepakatan impor base fuel atau bahan bakar dengan kadar oktan murni tanpa campuran aditif antara badan usaha SPBU swasta dengan Pertamina merupakan hal wajar.
Bukan hanya soal naiknya harga minyak dan lemahnya rupiah, kelangkaan BBM di SPBU swasta belakangan ini juga menguak dampak kebijakan impor satu pintu yang membuat Shell, BP, dan Vivo sepenuhnya bergantung pada Pertamina.
PT Shell Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk membeli 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM)
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR dan Vivo telah kembali menyediakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), utamanya untuk BBM dengan Ron 92.
Sejumlah perusahaan penyedia bahan bakar minyak (BBM) melakukan penyesuaian harga per 1 November 2025. Shell Indonesia menurunkan harga beberapa produknya di seluruh SPBU Shell.
Kementerian ESDM telah menetapkan alokasi tambahan sebesar 10% bagi kuota BBM swasta, sehingga totalnya menjadi 110% pada tahun ini.
Meski terjadi kekosongan stok bensin pada sejumlah SPBU Shell di Pulau Jawa, namun beberapa pelayanan seperti Shell Select, Shell Recharge, serta bengkel masih tetap berjalan.
Shell Indonesia alami kelangkaan bensin di SPBU akibat pembatasan impor. Simak upaya perusahaan dan kolaborasi dengan Pertamina untuk atasi stock out.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved