Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi yang terkena reshuffle, mengungkapkan bahwa dirinya menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan reshuffle di beberapa lingkungan kementerian, salah satunya Kementerian Koperasi (Kemenkop).
"Dengan kerendahan hati saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai dan keluarga besar Kementerian Koperasi atas dedikasinya, kerja sama, kerja keras, semangat, inovasi, dan soliditas serta ketangguhan hati, serta keteguhan hati dalam menjalankan tugas dan program serta menghadapi tantangan selama ini. Karena berbagai hal tersebut yang telah mengokohkan fondasi upaya pengembangan koperasi di Indonesia," ucap Budi Arie saat Serah Terima Jabatan Menteri Koperasi di Kantor Kemenkop, Selasa (9/9).
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus jika selama menjabat terdapat kekhilafan sikap, maupun kebijakan tidak sempurnaan dalam koordinasi, komunikasi sehari-hari, serta hal-hal yang mungkin menimbulkan beban tambahan bagi seluruh jajaran yang berada di lingkungan Kemenkop.
"Saya manusia biasa yang tentu tidak luput dari kekurangan, semoga semua itu dapat dimaafkan dan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua," tutur Budi Arie.
Ia menekankan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan sekadar program kerja, melainkan ikhtiar tulus untuk membangun ekonomi akar rumput dan meneguhkan kemandirian bangsa di era digital.
"Kini tongkat estafet kemimpinan berada di tangan Bapak Ferry Juliantono. Saya meyakini dengan kapasitas dan pengalaman beliau, program-program yang telah kita bangun, fondasinya akan terus diteruskan, bahkan dikembangkan lebih jauh karena saya menitipkan hadapan besar agar di bawah kemimpinan baru koperasi semakin inklusif, berdaya saing, dan menjadi pilar kemandirian ekonomi bangsa," pungkas Budi Arie. (H-2)
Kemenkop juga menyiapkan program pendampingan keterampilan bagi masyarakat khususnya anggota koperasi yang sebelumnya memiliki kegiatan usaha produktif.
Kemenkop melalui LPDB telah memutuskan untuk menetapkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan terhadap koperasi-koperasi yang terdampak bencana.
Kementerian Koperasi juga tengah menyiapkan penyempurnaan regulasi melalui pengusulan Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional.
Penguatan ekosistem kelembagaan koperasi sangat mendesak dalam upaya meningkatkan perlindungan kepada anggota koperasi.
Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis oleh anggota, berbeda dengan BUMDes yang pengelolaannya berada di tangan kepala desa dan perangkatnya.
Kopdes/Kel Merah Putih juga akan berfungsi sebagai tempat offtaker hasil bumi dari masyarakat untuk diolah di koperasi yang kemudian dikembalikan dengan cara dijual kembali ke masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved