Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Investasi (BPI) Danantara berhasil mengantongi pendanaan jumbo senilai US$17 miliar atau sekitar Rp277,42 triliun (kurs Rp16.319) dalam empat bulan terakhir. Pendanaan ini sepenuhnya berasal dari pihak asing—kombinasi antara kolaborasi strategis dengan sovereign wealth fund (SWF) global dan pinjaman tanpa agunan dari bank-bank internasional.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, dari total tersebut, US$7 miliar (Rp114,23 triliun) diperoleh melalui kemitraan dengan SWF ternama seperti Qatar Investment Authority, China Investment Corporation (CIC), dan Russia Direct Investment Fund (RDIF). Sisanya, US$10 miliar (Rp163,19 triliun), berasal dari skema revolving loan oleh 12 bank internasional tanpa jaminan aset.
"Pinjaman dari bank asing diberikan murni atas dasar kepercayaan, tanpa jaminan apapun," ujar Rosan dalam konferensi di Kementerian ESDM, Selasa (22/7).
Ia menegaskan, fasilitas pinjaman US$10 miliar tersebut menjadi yang terbesar di Asia Tenggara yang pernah diterima oleh sebuah sovereign wealth fund.
Rosan menyebut bahwa kepercayaan tinggi dari para mitra ini ditopang oleh tata kelola Danantara yang dianggap kredibel, transparan, dan memiliki mekanisme pembayaran yang terstruktur—terutama melalui dividen tahunan dari portofolio investasi.
"Investor melihat sistem pengelolaan Danantara tertata rapi. Pembayaran jelas bersumber dari dividen yang kami terima setiap tahun," tambahnya.
Selain dividen, Danantara juga mengandalkan aliran pendapatan kedua dari hasil investasi langsung maupun reinvestasi. Dua arus pendapatan inilah yang dinilai memperkuat fondasi keuangan Danantara dan membangun kepercayaan jangka panjang.
Melihat besarnya minat dan kepercayaan investor saat ini, Rosan optimistis Danantara akan terus menjadi magnet investasi strategis ke depan—dengan tetap berpegang pada prinsip return yang sehat dan berkelanjutan.
"Kami hanya akan berinvestasi jika memiliki prospek return yang jelas," tutup Rosan. (Z-10)
PT Garuda Indonesia rugi signifikan pada tahun buku 2025 yakni sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,42 triliun meski sudah menerima dana dari Danantara
Danantara dan Kemendiktisaintek kolaborasi bangun ekosistem semikonduktor nasional. Fokus pada AI chip, talenta, dan hilirisasi menuju kemandirian teknologi 2026.
Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3).
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integritas dan disiplin tata kelola dalam pengelolaan aset negara.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved