Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAMERAN industri berskala internasional, International Industrial Week (IIW) Indonesia 2025, resmi dibuka pada hari ini, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Acara yang berlangsung hingga Sabtu (7/6) ini menjadi ajang strategis bagi pelaku industri manufaktur, logistik, pengemasan, dan percetakan guna memperkenalkan inovasi, memperluas jaringan bisnis dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Pembukaan IIW Indonesia 2025 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari sektor pemerintah dan asosiasi industri. Di antaranya yakni Atong Soekirman (perwakilan Kemenko Perekonomian) yang membawahi koordinasi kebijakan dalam bidang ekonomi dan industri nasional.
Selanjutnya, Dadang Asikin (perwakilan Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia/Gamma), Hari Noegroho (Indonesia Packaging Federation/IPF), Mahendra Rianto (Asosiasi Logistik Indonesia/ALI), Teguh Maianto (Packaging Development Federation/PDF), Eka Johansjah (Komunitas Percetakan Indonesia/Kopi Grafika), dan Juliana Wahid (Ikatan Saudagar Muslim Indonesia/ISMI).
Binu, COO Meorient Exhibition International, selaku penyelenggara utama pameran ini, mengatakan IIW Indonesia 2025 menghadirkan ratusan peserta pameran dari dalam dan luar negeri, serta beragam program pendukung seperti forum bisnis, business matching, seminar industri, dan demo teknologi terbaru.
"IIW Indonesia 2025 diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mendorong pengembangan rantai pasok industri nasional. Hal ini sejalan dengan arah transformasi menuju era industri 5.0 yakni integrasi antara teknologi canggih dan peran manusia jadi kunci utama efisiensi dan keberlanjutan industri," tutur Binu, di Jakarta, Rabu (4/6).
Lebih dari sekadar ajang pameran, IIW Indonesia juga terbuka bagi publik yang tertarik pada sektor industri. Masyarakat, khususnya generasi muda dan profesional, yang ingin menambah wawasan seputar industri manufaktur dan teknologi, dianjurkan mengunjungi pameran ini. "Partisipasi publik diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta minat terhadap perkembangan industri yang semakin dinamis," imbuh Binu.
Ia menambahkan dengan cakupan tema yang luas serta kehadiran berbagai pelaku industri global, IIW Indonesia 2025 menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai pusat pertumbuhan industri dan inovasi di kawasan Asia Tenggara. "Jangan lewatkan kesempatan untuk terlibat dalam pameran ini hingga 7 Juni 2025 mendatang," pungkasnya. (H-2)
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation (SMF) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis sebagai langkah konkret.
Industri manufaktur nasional menunjukkan ketahanan yang kuat dengan tetap bertahan di jalur ekspansi.
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa industri pengolahan nonmigas (IPNM) berhasil tumbuh hingga 5,17%.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Desember 2025 berada di angka 51,9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved