Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan peresmian 37 proyek ketenagalistrikan baru dengan kapasitas besar hingga 3,2 gigawatt (GW), menjadi komitmen nyata PLN dalam mempercepat target netralitas karbon atau net zero emissions (NZE) di 2060 atau lebih cepat. Proyek tersebut terdiri dari 26 pembangkit, 11 transmisi dan gardu induk. Darmawan menjelaskan dari total kapasitas listrik terpasang, 89% merupakan energi bersih.
"Ini porsi kapasitas listrik terpasang yang besar. Langkah ini menjadi bagian terbesar dalam mempercepat transisi energi," ujarnya saat peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1).
Darmawan menjelaskan dengan mengoperasikan 3,2 GW pembangkit listrik baru tersebut, bakal ada pengurangan emisi hingga 14 juta ton per tahun. Adapun proyek-proyek ketenagalistrikan yang diresmikan pemerintah dan PLN antara lain Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 dengan kapasitas terpasang 2 x 87 megawatt (MW) di Sumatra Utara, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi dengan kapasitas total sebesar 240 MW di Sumatra Utara.
Lalu, pembangkit listrik tenaga gas bergerak (mobile power plant/MPP) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselbar), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur, dengan kapasitas 50 MW dan lainnya.
Kemudian, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan kapasitas 2x55 MW. Proyek ini akan menyalurkan listrik melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Jatigede Incomer Line 1 menuju Gardu Induk 150 kV New Kadipaten dan SUTT 150 kV Jatigede Incomer Line 2 menuju Gardu Induk 150 kV New Sunyaragi.
"Begitu proyek-proyek ini masuk, pengurangan emisinya sampai 14 juta ton per tahun. Jadi ini ada pengurangan emisi karbon yang luar biasa dibandingkan dengan cara business as usual," ungkap Dirut PLN.
Selain memasang pembangkit listrik yang baru, pemerintah dan PLN juga meresmikan 11 proyek transmisi dengan panjang 379,7 kilometer sirkuit (kms) dan 1.740 gardu induk di mana proyek ini alirkan listrik pembangkit baru. "Sebelas proyek transmisi dan ribuan gardu induk itu berhasil diselesaikan dalam masa yang pendek ini. Masalah regulasi, perizinan, lahan sudah kompak diselesaikan," pungkasnya.
Langkah lainnya dalam mempercepat transisi energi, Darmawan menuturkan pemerintah bakal merampungkan revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk tahun 2025-2034. Dalam RUPTL itu, direncanakan penambahan kapasitas listrik hingga 71 GW. "Yang mana dari total itu, 72% merupakan pembangkit energi baru terbarukan," pungkasnya. (S-1)
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Promo hanya dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026.
PEMERINTAH resmi menunda kenaikan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan nonsubsidi pada Triwulan I (Januari-Maret) 2026.
DIREKTUR Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh gardu induk di Aceh kini sudah bertegangan.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Upaya penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah proses pemulihan masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan Tiongkok.
Dukungan pembiayaan yang tepat, inklusif, dan berkelanjutan akan memastikan bahwa transisi energi tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga adil dan memberikan manfaat.
Selama kesenjangan antara narasi diplomasi iklim dan implementasi kebijakan dalam negeri tetap terbentang lebar, komitmen emisi net-zero 2060 akan terus menjadi tantangan besar.
Pemerintah memproyeksikan tambahan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) akan tumbuh 2,5% hingga 3,2% per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved