Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN memiliki peran krusial dalam pembangunan ekonomi. Tidak hanya di perkotaan tetapi juga di kawasan pedesaan.
Kehadiran bank di desa tidak hanya memberikan akses keuangan, juga membuka berbagai peluang untuk kemajuan masyarakat. Berikut adalah beberapa peran utama perbankan dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Akses keuangan yang mudah dan luas menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa. Melalui jaringan perbankan yang semakin luas, masyarakat desa kini dapat menikmati berbagai layanan keuangan yang sebelumnya sulit diakses.
Dengan adanya layanan tabungan, pinjaman, dan produk lainnya, perbankan dapat membuka jalan bagi masyarakat desa untuk berpartisipasi dalam perekonomian secara lebih aktif. Keberadaan bank memberikan rasa aman dalam menyimpan uang. Di mana sebelumnya sering kali hanya disimpan di tempat-tempat yang tidak aman.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi masyarakat desa adalah terbatasnya modal untuk usaha. Perbankan hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Layanan pinjaman yang ditawarkan bank memungkinkan petani, pengusaha kecil, atau pelaku UMKM di desa untuk mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Tak hanya itu, bank juga menyediakan layanan untuk beasiswa pendidikan, membantu anak-anak desa memperoleh akses ke pendidikan yang lebih baik, yang pada gilirannya membuka kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di masa depan.
Inklusi keuangan adalah upaya memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di desa, memiliki akses yang sama terhadap layanan keuangan. Kehadiran perbankan digital dan lembaga keuangan mikro di desa sangat berperan dalam hal ini.
Dengan memanfaatkan teknologi, layanan keuangan kini dapat diakses melalui perangkat mobile, memungkinkan masyarakat desa untuk melakukan transaksi keuangan, menabung, bahkan mengajukan pinjaman, tanpa harus datang ke bank secara langsung. Inovasi ini membuat layanan keuangan lebih inklusif dan merata, serta mendorong perekonomian desa untuk berkembang lebih pesat.
Bank tidak hanya berperan dalam menyediakan layanan keuangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pendidikan keuangan masyarakat. Banyak bank yang menawarkan program edukasi keuangan bagi masyarakat desa, dengan tujuan agar mereka lebih paham dan bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun usaha.
Program ini tidak hanya mencakup cara menabung dan berinvestasi, tetapi juga mengajarkan pentingnya mengelola utang, berencana keuangan, dan memahami produk-produk perbankan yang tersedia. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat desa akan lebih siap dalam mengelola keuangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sektor usaha kerakyatan dan UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian desa. Perbankan berperan besar dalam menumbuhkan sektor ini dengan menyediakan layanan pendanaan yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi dan pemasaran produk.
Selain itu, dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari bank, para pengusaha desa dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan mereka dalam menjalankan usaha. Akses ke modal yang lebih mudah juga membuat para pengusaha di desa bisa memperluas usaha mereka dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Di dunia perbankan, sering kali terdapat kesenjangan informasi antara peminjam dan pemberi modal. Hal ini dapat menyebabkan ketidakefisienan dalam pengalokasian sumber daya. Perbankan berperan penting sebagai lembaga yang dapat menjembatani kesenjangan informasi ini. Dengan memberikan transparansi dan informasi yang jelas mengenai berbagai produk dan layanan keuangan, bank dapat memastikan bahwa peminjam dan pemberi modal memiliki pemahaman yang sama, sehingga transaksi yang terjadi lebih efisien. Bank juga dapat memfasilitasi kolaborasi antara pihak yang membutuhkan dana dengan investor yang ingin menyalurkan modal mereka.
Perbankan bukan hanya sekadar penyedia jasa keuangan, tetapi juga mitra penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat desa. Dengan berbagai layanan dan produk yang ditawarkan, bank dapat membuka pintu menuju kemajuan bagi masyarakat desa, mulai dari meningkatkan akses keuangan, hingga mendukung sektor usaha dan pendidikan. Kehadiran bank di desa juga memungkinkan masyarakat untuk lebih inklusif dalam sistem keuangan, yang pada gilirannya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata. (uns/berbagai sumber/Z-3)
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
DIREKTORAT Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan batas desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved