Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CLUSTER President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan mengatakan bahwa efisiensi energi bukan hanya tentang menghemat biaya, tetapi juga tentang menciptakan keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Untuk itu, Schneider Electric mendorong pengelolaan energi yang lebih cerdas dan ramah lingkungan. “Teknologi kami dirancang untuk membantu bisnis mengurangi pemborosan energi hingga 15%, yang pada gilirannya memberikan dampak besar terhadap lingkungan dan kinerja operasional,” ungkapnya, Sabtu (14/12).
Schneider Electric menunjukkan bahwa pemborosan energi dalam industri, seperti mesin yang tidak efisien atau suhu yang tidak terkontrol, dapat berdampak besar pada biaya operasional. Dengan menerapkan langkah-langkah seperti audit energi, otomatisasi, dan digitalisasi, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi energi hingga 15%, menurunkan konsumsi energi proses hingga 10%, dan meningkatkan efisiensi operasional hingga 20%.
Sebagai contoh, implementasi solusi EcoStruxure™? for Water di pabrik pengolahan air limbah Veolia Water di Italia berhasil mengurangi konsumsi energi sebesar 15% dan meningkatkan efisiensi produksi sebesar 20%.
Schneider Electric berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang mengintegrasikan otomatisasi dan digitalisasi, memungkinkan bisnis untuk mengelola konsumsi energi dengan lebih cerdas. Dengan menggunakan data dan analitik berbasis cloud, organisasi dapat mengidentifikasi dan mengatasi ketidakefisienan secara proaktif, membuka peluang baru untuk keberlanjutan energi.
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
Tim Pengkaji MBG UNJ menilai keunggulan utama BLU terletak pada kemampuannya mengombinasikan fleksibilitas operasional dengan akuntabilitas yang kuat.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
Konsistensi ini mendapat pengakuan eksternal lewat penghargaan bidang CSR dan keberlanjutan, termasuk Indonesia Best CSR Awards 2024 dari The Iconomics.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data.
Pengaturan tata ruang, penyediaan ruang terbuka hijau, serta penerapan prinsip keberlanjutan sejak tahap awal pembangunan jadi unsur dalam konsep kawasan hunian ramah lingkungan .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved