Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pameran dan forum internasional Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, dan Indonesia International Smart City Expo (IISMEX) 2024 Expo & Forum sukses digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 18-20 September 2024. Senior Sales Manager PT Napindo Media Ashatama Samuel Octaviano Wajong mengapresiasi para peserta yang berpartisipasi dalam rangkaian pameran internasional tersebut.
“Kami berharap penyelenggaraan expo dan forum ini tidak hanya menjadi platform saling berbagi pengetahuan dan inovasi tapi juga memperkuat kerja sama dan melanjutkan kolaborasi kerja sama ini,” ungkap Samuel dalam keterangannya, Senin (23/9).
Ia berharap kesuksesan pameran itu berlanjut pada perhelatan selanjutnya yang menurut rencana digelar pada 13-15 Agustus 2025 di JI Expo Kemayoran, Jakarta.
Baca juga : Industri MICE Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pada kesempatan itu, Napindo menjadi saksi penandatanganan kesepakatan bersama antara Asosiasi Perusahaan Pengelola Air Minum dan Sanitasi Indonesia (APPAMSI) dan Singapore Water Association (SWA).
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi tombak penting dalam pengembangan sektor pengelolaan air di Indonesia yang lebih inovatif dan maju. Kesepakatan APPAMSI dan SWA ini juga merupakan cerminan atas komitmen Napindo dalam memajukan Tanah Air.
“Kami harap ke depan industri air minum di Indonesia terus berkembang dan memastikan industri air minum yang aman dan berkelanjutan. Karena bagi setiap orang, air minum adalah hal esensial. Kami percaya dengan inovasi, kolaborasi, dan komitmen akan menjadikan industri air minum yang aman,” kata Ketua Umum APPAMSI Sofyan Safar.
Sementara itu, Sekjen Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Edi Supriyanto menyampaikan kegiatan expo dan forum yang digelar ADUPI dan Napindo dalam pameran kali ini mampu meningkatkan manajemen sampah (waste management) dan inovasi teknologi dalam pengembangan riset di Indonesia. Edi menyebut Indonesia kini sedang mengalami krisis lingkungan dengan menyandang sebagai penghasil sampah plastik terbesar baik di daratan maupun di lautan.
“Kegiatan ini wujud nyata bagi kita sebagai pelaku swasta untuk andil dalam permasalahan sampah di Indonesia. Acara ini menjadi tonggak bagi kebijaksanaan kita pada 2024 dan menjelang kepemimpinan yang baru bagaimana Indonesia bisa menuju zero waste dan zero emission,” papar Edi. (Z-11)
Kunjungan Expo Grandma Tomiyo Yamada ke Bali kali ini merupakan perjalanan pribadi untuk melakukan pendalaman budaya.
Jumlah pengunjung yang terdata pada sistem registrasi sampai hari ketiga mencapai 9.125 orang, terdiri dari investor, buyer, dan pengunjung umum.
Daerah juga diharapkan menangkap peluang pemasukan dari program strategis seperti Makan Bergizi Gratis atau Koperasi Merah Putih.
BNI mengedepankan pendekatan berbasis pengalaman (eXperience) bagi pengunjung, melalui berbagai inovasi digital, program promosi eksklusif, serta kolaborasi lintas sektor industri.
Dalam BWBE 2025 kali ini, panitia menargetkan 3 ribu orang pengunjung selama 3 hari yakni dari 27-29 Juni 2025.
Expo ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap wisata kesehatan yang mencakup beragam perawatan.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (Amdatara) Karyanto Wibowo menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri AMDK nasional.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan bagi konsumen Indonesia, Karofi memastikan produknya telah dilengkapi dengan sertifikasi Halal.
Banjir yang melanda Kota Padang sejak hujan deras berkepanjangan sejak akhir pekan lalu mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur air bersih.
KEBERHASILAN Depo Air Minum Biru didorong oleh tiga faktor utama. Apa saja itu?
Air mineral dalam kemasan Aqua berkomitmen dalam menjaga lingkungan dan menghadirkan dampak positif melalui pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
SEBELUM menentukan sumber air bakunya, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) mengeluarkan biaya mahal. Kenapa?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved