Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM exchanger kripto di Indonesia, Triv, baru saja mengukir capaian penting dengan bergabung sebagai anggota resmi Bursa Kripto (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).
Langkah ini makin mengukuhkan komitmen Triv dalam menyediakan layanan jual beli dan investasi kripto yang terpercaya dan mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Bergabungnya Triv pada dua lembaga penting itu bukan hanya sekedar formalitas. Bursa Kripto dan Kliring Komoditi Indonesia berperan sebagai penjamin dalam transaksi serta penyimpanan dana nasabah. Artinya, dengan keanggotaan ini, keamanan dan integritas dana nasabah di Triv menjadi prioritas utama yang dijamin lembaga yang kredibel.
Baca juga : Bursa CFX Rangkul Pedagang Aset Kripto untuk Perkuat Ekosistem
CEO dan Founder Triv Gabriel Rey menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Bursa Kripto Indonesia atas kesempatan kepada Triv untuk bergabung dalam keanggotaan ini. Menurut dia, ini sebagai bukti nyata bahwa Triv benar-benar serius dalam menjamin keamanan dana nasabah.
"Dengan keanggotaan ini, kami semakin yakin Triv dapat menjadi tempat aman dan tepercaya di ekosistem kripto Indonesia. Terima kasih kepada CFX atas kepercayaan kepada kami setelah lebih dari 6 bulan menjalani audit, sertifikasi, dan persyaratan regulasi lainnya. Sekarang, semua kerja keras kami membuahkan hasil," ungkap Gabriel Rey.
Kepala Bursa Kripto Indonesia, Subani, turut memberikan ucapan selamat kepada Triv atas keberhasilan melewati berbagai prosedur ketat untuk mendapatkan status anggota resmi.
Baca juga : Altcoin di Asia, Eropa, dan Amerika: Tinjauan Komparatif
"Selamat kepada TRIV yang resmi mendapatkan SPAB dan SPAK. Kami harap Triv terus amanah dan mendukung industri kripto Indonesia agar lebih baik dan lebih sehat. Bersama bursa, lembaga kliring, dan kustodian, kita bisa menciptakan ekosistem kripto di Indonesia lebih baik lagi," ujar Subani.
Gabriel Rey tidak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada jutaan pengguna Triv yang setia sejak platform ini berdiri pada 2015.
Sebagai bagian dari komitmennya, Triv tidak hanya fokus pada keamanan tetapi juga terus berinovasi dalam menyediakan layanan jual beli aset kripto yang mengikuti perkembangan industri kripto secara global.
Triv selalu memastikan pengguna memiliki akses ke pilihan aset kripto yang paling lengkap dengan menyediakan lebih dari 700 pilihan koin.
"Kami berusaha tetap jadi platform kripto yang paling likuid, lengkap, aman dan terpercaya di Indonesia," ucapnya.
Baca juga : DeFi dan CeFi dalam Dunia Kripto
Bursa kripto PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX) merangkul pedagang aset fisik kripto untuk memperkuat ekosistem dan mendorong adopsi aset kripto di tanah air.
Direktur Utama CFX Subani di Jakarta, Rabu, mengatakan ekosistem kripto di Indonesia saat ini berada dalam tahap perkembangan yang pesat, namun masih menghadapi berbagai tantangan.
Penguatan ekosistem tersebut sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku industri dan lembaga-lembaga pendukung seperti Self-Regulatory Organization (SRO) pasar kripto.
"Kami merangkul semua pelaku industri untuk bersama-sama mendampingi perkembangan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan," ujar Subani.(Ant/N-2)
Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang menilai seberapa banyak dan seberapa cepat harga sebuah aset, seperti forex atau kripto, berubah dalam periode waktu tertentu.
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
Growth Manager OKX Wallet, Ferry, menyatakan bahwa konsistensi perilisan PoR merupakan bukti stabilitas sistem yang mereka bangun di tengah dinamika pasar kripto.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
Suntikan modal raksasa ini diproyeksikan untuk mempercepat ekspansi global, khususnya di sektor pembayaran stablecoin dan akuisisi strategis.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved