Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menguat di tahun depan di kisaran 4,7% hingga 5,5%. Itu lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran 4,5% hingga 5,3%.
"Pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan meningkat dalam kisaran 4,7% sampai 5,5%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (21/12).
Menguatnya proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2024 didorong oleh sejumlah indikator perekonomian yang cukup baik. BI memandang konsumsi baik swasta maupun pemerintah dan investasi diperkirakan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap baik, dampak positif pelaksanaan pemilu, serta kelanjutan pembangunan proyek strategis nasional.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Variatif seiring Keputusan Suku Bunga BI
Karenanya bank sentral akan menjaga dan terus memperkuat sinergi dengan otoritas fiskal untuk memastikan proyeksi pertumbuhan itu terealisasi. "BI akan terus memperkuat sinergi, stimulus makroprudensial BI dengan stimulus fiskal pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan," kata Perry.
Adapun berdasarkan penilaian BI, perekonomian Indonesia sejauh ini masih cukup solid, utamanya didukung oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian proyek-proyek strategis nasional.
Baca juga: BI Punya Peluang Turunkan Suku Bunga 50 Bps di Tahun 2024
Perkembangan tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah indikator utama hingga Desember 2023 seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan PMI manufaktur. "Sementara itu kinerja ekspor cenderung lebih baik seiring dengan peningkatan permintaan beberapa mitra dagang utama seperti AS dan India," pungkas Perry.
(Z-9)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved