Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka merayakan Hari Belanja Nasional (Harbolnas), Tokopedia secara khusus mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk membeli produk lokal melalui kampanye Beli Lokal.
"Dan juga pada Harbolnas hari ini kami memberikan promo sangat spesial misalnya 30% sampai Rp30.000 dan juga diskon 12% karena ini simbol 12.12 maksimum sampai Rp100.000 untuk meningkatkan lagi daerah produk-produk lokal dan agar produk-produk lokal lebih bisa bersaing," ucap Chief Executive Officer (CEO) Tokopedia, Melissa Siska Juminto di Jakarta pada Selasa (12/12).
Tokopedia, lanjut Melissa memahami betul salah satu peranan platform e-commerce adalah memberikan panggung seluas-luasnya untuk pelaku usaha lokal.
Baca juga : Merek Lokal Naikkan Penjualan di Harbolnas
"Dan kami percaya Tokopedia bisa sukses jika para UMKM kami bisa sukses. Momentum momentum spesial seperti Harbolnas tentunya akan sangat membantu penjualan UMKM sebagai sektor utama dalam mendukung perekonomian masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, momentum Harbolnas 12.12 Beli Lokal menjadi awal baru dari Tokopedia untuk memberikan dampak yang lebih besar untuk Indonesia. "Semoga niat baik kita bersama dapat dilaksanakan lancar dan membuat UMKM Indonesia juara di negeri sendiri," imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyebut bahwa transaksi perkembangan di e-commerce sejak 2018 sangat luar biasa.
Baca juga : H&H Skincare Tetap Gunakan TikTok untuk Kembangkan Bisnisnya
"Perkembangan e-conmerce luar biasa, 2018 transaksinya transaksinya baru Rp6,8 triliun sedangkan di 2022 sudah mencapai Rp22,7 triliun. Tentu di 2023 akan meningkat lagi," tuturnya.
"Hari ini 12.12 atau Harbolnas disitu pelaku e-commerce berlomba-lomba memberikan kebahagiaan kepada seluruh rakyat Indonesia dengan potongan-potongan harga yang menggiurkan," sambung dia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif e-commerce TikTok, Stephanie Susilo menyebut bahwa sejatinya Harbolnas merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan menjmbuhkan ekonomi digital dengan mendukung UMKM lokal.
Baca juga : Ada Ganjalan TikTok Tokopedia tidak Halangi UMKM Untung
"Kami berharap Harbolnas tahun ini dapat menjadi momen bagi konsumen menikmati promo-promo menarik dan para penjual untuk memberdagangkan produk dalam negeri sehingga pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan menjaga tingkat konsumsi dalam negeri," tandasnya. (Z-4)
Fitur belanja langsung (live shopping) tercatat diminati 80% konsumen program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025.
Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 pada 10-16 Desember lalu mencatatkan total transaksi Rp36,4 triliun.
HARI Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 kembali akan digelar selama tujuh hari, yakni 10-16 Desember.
promo yang diberikan dalam program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang akan berlangsung pada 10-16 Desember 2025 mendatang sebaiknya menyasar kepada produk lokal,
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menargetkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 bisa meraup transaksi hingga Rp35 Triliun.
2.12 di Indonesia merupakan momen yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, karena waktunya yang sangat tepat, menjelang musim liburan dan akhir tahun
Label pengiriman yang menempel di paket berisi informasi pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Jika dibuang tanpa dihapus, data ini berisiko disalahgunakan.
Lebih dari 58% pengguna TikTok menggunakan platform tersebut untuk mencari ide produk, dan 71% di antaranya membeli produk yang muncul melalui feed mereka.
Modus penipuan yang membuat konsumen membayar paket yang tidak pernah mereka pesan ini semakin sering terjadi dan telah memakan banyak korban.
Selama 2024, teknologi anti-phishing Kaspersky mendeteksi lebih dari 8 juta upaya phishing yang menargetkan pengguna Indonesia.
Blibli terus menyajikan inovasi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja secara daring.
Gen Z menghabiskan rata-rata Rp414.309 untuk berbelanja di e-commerce per bulan. Nominal ini mengalami kenaikan sebanyak 14% dari tahun lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved