Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, harga dan ketersediaan bahan pokok di dalam negeri masih cukup terjangkau dan stabil. Hal itu mengacu dari pemantauan yang dilakukan di 691 pasar rakyat di 503 kabupaten/kota dan 38 provinsi di Indonesia.
"Pada 24 November 2023, harga bahan pokok terpantau stabil, bahkan sebagian besar pada tren penurunan signifikan jika dibandingkan bulan lalu dan minggu lalu," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (27/11).
Baca juga : Harga Gula Pasir di Luar Jawa Alami Kenaikan
Pemantauan tersebut, kata pria yang akrab disapa Zulhas tersebut, akan terus dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Itu sekaligus menjadi program prioritas yang dilakukan Kementerian sampai saat ini.
Baca juga : Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Menjerit
Dia menambahkan, kenaikan harga yang cukup tinggi hanya terjadi pada sejumlah bahan kebutuhan pokok. Beberapa diantaranya ialah cabai merah keriting, naik 45,2% dibanding bulan lalu. Kemudian cabai merah besar naik 49%, cabai rawit merah naik 39%, bawang merah naik 22%, dan gula pasir naik 7,7% dari bulan lalu.
"Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, saya bersama jajaran kemendag berupaya sekuat tenaga memastikan harga kembali dapat terjaga ke level yang cukup bagi masyarakat," pungkas Zulhas. (Z-8)
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved